Bikin Gemes! Baru Lahir, Bayi Tapir Betina di Kebun Binatang Bandung Dinamai Gantari

Suara Denpasar

Selasa, 20 Juni 2023 | 23:38 WIB
Bikin Gemes! Baru Lahir, Bayi Tapir Betina di Kebun Binatang Bandung Dinamai Gantari
Bikin Gemes! Baru Lahir, Bayi Tapir Betina di Kebun Binatang Bandung Dinamai Gantari (Antara)

Suara Denpasar – Sungguh menggemaskan seekor bayi tapir betina yang baru lahir di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo, Kota Bandung, Jawa Barat langsung diberikan nama Gantari. 

Menurut Ketua Yayasan Margasatwa Bandung Zoo Bisma Bratakusuma, penamaan ini diberikan oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Satyawan Pudyatmoko. 

“Nama ini diberikan pada tanggal sesuai dengan sertifikat kelahiran yang dikirimkan ke manajemen Bandung Zoo,” tutur Bisma, dilansir dari Antara News, Selasa (20/6/2023). 

Mewakili nama Kebun Binatang Bandung, Bisma mengaku senang dengan pemberian nama yang manis tersebut. Menurut dia, bayi tapir betina itu merupakan anak tapir kesepuluh yang lahir di Bandung Zoo beberapa waktu lalu. 

Ia pun berharap bayi tapi itu bakal tumbuh dewasa dan menjadi indukan tapi untuk di-breeding kemudian hari. 

Ke depannya, pihak merekajuga berencana akan melakukan pengembangbiakkan tapir itu sebagai salah satu fokus utama dari Kebun Binatang Bandung. 

Lebih lanjut, Bisma memastikan pihak Kebun Binatang Bandung akan senantiasa merawat satwa-satwa dengan sebaik mungkin, serta akan memaksimalkan SDM yang berkualitas dan paramedik yang professional. 

Selain tapir, Kebun Binatang Bandung berjanji bakal mengembangbiakkan satwa-satwa lainnya seperti binturong, bangau, tong-tong, hingga beruang.

Berdasarkan hasil penelitian International Union for Conservation of Nature (IUCN), saat ini tapir asia tengah sedang mengalami krisis populasi. Jumlahnya di alam liar diperkirakan terus menurun. Sehingga, mereka memasukannya dalam kategori hewan yang memiliki resiko kepunahan yang sangat tinggi. 

baca juga

Di Indonesia, tapir hanya bisa ditemui di pulau Sumatera, yakni bagian selatan Danau Toba, Sumatera Utara hingga Provinsi Lampung. 

Populasinya saat ini tidak diketahui secara pasti. Namun, menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam dokumen Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Tapirus Indicus 2013-2022, kisaran kepadatan tapir antara 0,3 hingga 0,8 individu per kilometer persegi. 

Walau begitu, saat ini tapir telah menjadi satwa yang dilindungi dan wajib dirawat pemerintah agar habitatnya tetap lestari dan tak punah. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua MPR: Sanksi Tegas Pelaku Pencemaran Laut di Pantai Melayu Batu Besar

Ketua MPR: Sanksi Tegas Pelaku Pencemaran Laut di Pantai Melayu Batu Besar

Batam | Rabu, 10 Mei 2023 | 14:54 WIB

KLHK Turunkan Tim Selidiki Sumber Pencemaran di Pantai Melayu Batu Besar, Hukuman Pidana Menanti

KLHK Turunkan Tim Selidiki Sumber Pencemaran di Pantai Melayu Batu Besar, Hukuman Pidana Menanti

Batam | Selasa, 09 Mei 2023 | 10:53 WIB

Komisi IV Minta Pengusaha Tambang di Kawasan Hutan Taati Aturan

Komisi IV Minta Pengusaha Tambang di Kawasan Hutan Taati Aturan

DPR | Kamis, 02 Maret 2023 | 14:15 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×