Suara Denpasar – Lemparan bola jarak jauh ke dalam ala Pratama Arhan semakin banyak dikenal hingga ke luar negeri pasca Pratama Arhan Cs bersama timnas Merah Putih menjamu Argentina di laga FIFA Match Day 2023 yang lalu.
Lemparan bek Tokyo Verdy ini, sempat membuat kemelut di depan gawang tim asuhan Lionel Scaloni tersebut, namun lemaran Pratama Arhan yang disambut sundulan oleh Elkan Baggott masih mampu dibendung oleh kiper timnas Argentina.
Lemparan bola jarak jauh ini kemudian menjadi viral di media sosial hingga salah satu media Inggris pun mengungkapkan bahwa Liga Inggris telah membuat kebijakan khusus perihal lemparan tersebut.
Melansir akun media sosial @timnasbolaindonesia, Minggu (2/7/2023). Liga Inggris telah melarang pemain mengeringkan bola sebelum melakukan lemparan bola ke dalam.
“EFL akan memperkenalkan sistem multiball di semua kompetisinya untuk musim 2023/24,” tulis English Football League dilansir @timnasbolaindonesia dari Sportbible.
“Bola pertandingan akan ditempatkan pada sudut di area yang ditentukan di sisi lapangan untuk membantu meningkatkan waktu pertandingan ketika bola sedang dimainkan,” tulis EFL menambahkan.
Selain itu, di Liga Inggris juga melarang klub yang menggunakan handuk atau sejenisnya sebagai alat pengering bola baik dari penonton atau pun pihak lainnya selama pertandingan berjalan.