Suara Denpasar – Pertandingan perdana bagi kedua tim Persik Kediri Vs Borneo FC Samarinda di Laga BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur berlangsung cukup baik.
Meski ditemukan insiden yang kurang baik, dimana wasit mengganjar kartu kuning kepada bek Persik, Anderson yang telah menjatuhkan Stefano Lilipaly pada menit yang ke-32 dengan begitu kerasnya di depan kotak penalti milik Persik Kediri.
Keputusan wasit tersebut sangat disayangkan, sehingga beberapa waktu kemudian Stefano Lilipaly yang melihat wasit hanya mengeluarkan kartu kuning memberikan protes keras kepadanya. Namun, wasit tetap pada pendiriannya dan melanjutkan pertandingan.
Alhasil, Borneo FC Vs Persik Kediri berakhir dengan skor imbang 1-1 dengan perolahan masing-masing 1 poin.
Keputusan wasit itu pun kemudian menimbulkan reaksi warganet yang juga tidak sepakat karena insiden tersebut sudah masuk kriteria DOGSO ( Denying an Obvious Goal Scoring Opportunity) yang bermakna menyangkal peluang mencetak gol yang jelas, seperti yang disebutkan oleh admin akun fanbase @pengamatsepakola, Senin (3/7/2023).
“Menurut admin, karena jelas menggagalkan peluang besar terciptanya gol dan sudah menjadi orang terakhir, masuk kriteria DOGSO dan Anderson layak mendapat kartu merah,” tulis akun @pengamatsepakola.
Karena putusan wasit yang dianggap kurang fair tersebut warganet meminta Ketua Umum PSSI Erick Thohir agar mengistirahatkan wasit tersebut dan berikan tindakan yang tegas untuknya.
“Wasit nya pak @erickthohir istirahatkan saja ini mungkin dia lelah dengan uang 20 juta,” ujar @sopbuntut1988official.
“Jelas itu merah, perlu evaluasi nih pak @erickthohir wasit satu ini. Perlu ditindak tegas,” kata @dyano_ar. (*/Ana AP)
Baca Juga: Media Vietnam Kritik Timnas Indonesia U-17: Main Buruk tapi Masuk Piala Dunia U-17 2023