Suara Denpasar - Sejak bergabung dengan Partai Gerindra, Dedi Mulyadi kerap bertemu dengan ketua umum Prabowo Subianto.
Kehadiran dia di tubuh Gerindra dianggap menambah daya dobrak partai berlambang burung garuda itu, terutama di Jawa Barat.
Seperti yang terlihat pada konsolidasi partai Gerindra Jawa Barat untuk memenangkan Prabowo Subianto pada pemilu 2024. Dedi Mulyadi diberi kesempatan untuk berpidato di hadapan seluruh jajaran kader Gerindra Jawa Barat.
Pidato Dedi Mulyadi itu ibarat badai seroja yang menggetarkan seluruh kader di konsolidasi tersebut. Pasalnya setiap kalimat yang dia ucapkan disambut dengan tepuk tangan.
Dedi Mulyadi memetakan sosok Prabowo Subianto ke dalam 3 hal. Yaitu sosok yang penyayang, ikhlas dan setia. Tidak hanya menyayangi manusia dalam hal ini seperti teman, keluarga, kader Gerindra, tetapi Prabowo menyayangi seluruh penghuni bumi persada Nusantara dan seluruh alamnya.
"Pak Prabowo sayang sama tetangganya, sayang sama pegawainya, pak Prabowo sayang sama seluruh binatang peliharaannya, gak ada pemimpin yang sambil makan sambil pegang-pegang kucing disuapin seperti itu, gak ada. Gak ada pemimpin yang kalau melihat semut berjalan gak boleh ada yang terinjak. Kalau saja semut dilindungi, kalau ular saja dilindungi, kalau kuda saja dilindungi, apalagi kamu semua orang Indonesia," ujar Dedi dikutip dari Channel YouTubenya, Selasa (4/7/2023).
Kedua, Dedi menilai, Prabowo Subianto adalah sosok yang tulus ikhlas. Setiap bersedekah tidak pernah mempublikasi. Sehingga dia mengatakan Indonesia membutuhkan orang yang ikhlas seperti Prabowo Subianto.
Karena itu Kang Dedi Mulyadi mengajak seluruh kader Gerindra Jawa Barat untuk menceritakan seluruh kebaikan Prabowo Subianto yang tidak pernah diketahui publik karena tidak terposting di media sosial.
"Karena orang ikhlas jarang mempromosikan diri, akibatnya kalah sama orang lain yang tiap hari rajin pansos. Untuk itu tugas kita sebagai kader adalah bercerita tentang kebaikan Pak Prabowo Subianto," ajaknya.
Baca Juga: Blak-Blakan! Capres Gerindra Prabowo Subianto Jujur soal Ganjar Pranowo, Jadi Cawapres?
Ketiga Kang Dedi Mulyadi mengatakan sosok Prabowo Subianto adalah sosok pemimpin yang setia. Setia sama teman, saudara, tetangga, setia pada rakyat dan setia pada TNI.
"Saya katakan cinta itu cuma satu dalam hidup. Kalau hari ini orang berkata tentang kesendirian, saya katakan kesendirian pak Prabowo itu adalah kesetiaan. Ia (Prabowo) lebih baik sendiri karena perpisahan yang tidak dikehendaki, dia memilih hidup sendiri karena cinta. Pak Prabowo demi anaknya yang dia cintai, demi cintanya yang sejati dia tidak mencari pasangan lain, itulah laki-laki sejati," puji Dedi Mulyadi.
Untuk diketahui Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto merupakan pasangan suami-istri yang telah resmi bercerai pada tahun 1998. Meski sudah cerai, Prabowo dan Titiek tetap kompak membesarkan dan mendampingi putra semata wayang, Didit Prabowo. (*/Ana AP)