Suara Denpasar - Biasanya orang akan memanfaatkan ketokohan seorang untuk mendobrak media sosialnya.
Ketika akun tersebut sudah banyak pengikut (followers) maka akan diubahnya menjadi akun pribadi atau bisnis.
Seperti yang dilakukan kepada mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Ada akun Facebook atas nama Kang Dedi Mulyadi tetapi tanpa sepengetahun Dedi Mulyadi sendiri.
Saat ditelusuri Suara Denpasar, akun Facebook yang memakai nama Kang Dedi Mulyadi tersebut sudah centang biru.
Dengan total 11 juta pengikut. Semua postingan akun tersebut dipenuhi oleh kegiatan-kegiatan Dedi Mulyadi yang dicaploknya dari akun-akun resmi Dedi Mulyadi.
Sadar bahwa ketokohoan dirinya dimanfaatkan oleh orang yang tak bertanggungjawab, Kang Dedi Mulyadi melaporkan kepada para pengikutnya di media sosial agar mengabaikan postingan akun bodong tersebut.
Dia mengimbau agar para pengikutnya unfollow (berhenti mengikuti) akun bodong atas nama dirinya itu, sebab dia dan timnya tidak bertanggungjawab atas semua unggahan akun bodong itu.
"Netizen yang budiman. Untuk sementara waktu mohon abaikan semua konten yang diposting di akun Facebook (akun bodong atas nama Kang Dedi Mulyadi) ini," pinta Dedi Mulyadi melalui akun resmi Instagramnya, dikutip Sabtu, (1/7/2023).
Dedi Mulyadi mengaku dia dan timnya sedang menelusuri siapa orang yang dengan sengaja menggunakan namanya untuk media sosial bodong itu.
"Saya dan tim tidak bertanggungjawab atas konten yang berkembang dalam akun tersebut. Tim sedang berupaya melakukan fiksasi. Hatur nuhun," tutupnya. (*/Ana AP)