Suara Denpasar – Pemain PSIS Semarang asal Jepang, Taisei Marukawa mengungkapkan bahwa kondisi kehidupan jauh lebih baik ketika berkarir di Liga 1 Indonesia dibandingkan saat ia masih berkarier di Liga Malta.
Taisei Marukawa merasakan atmosfer Liga 1 untuk pertama kalinya pada musim 2021-2022 lalu. Saat itu ia membela Persebaya Surabaya sebelum akhirnya hengkang ke PSIS Semarang di akhir musim.
Bersama PSIS Semarang, gaji yang diterima Taisei Marukawa dua kali lipat lebih banyak dibandingkan saat ia masih berada di Malta dan juga negara asalnya, Jepang.
Pemain berusia 26 tahun itu juga menyadari bahwa kehidupannya sekarang tidak akan ia dapatkan jika masih berkarier di Jepang atau Malta.
Saat ini Taisei Marukawa mendapat fasilitas berupa tempat tinggal yang memadai dari manajemen PSIS.
Kini dia tinggal di salah satu rumah di daerah hunian bagi orang asing dan memiliki penjaga keamanan di Semarang.
“Rumah memiliki tiga kamar tidur dan dua toilet. Jika saya tinggal di Jepang, saya tidak akan pernah bisa hidup seperti ini,” kata Taisei Marukawa dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, (4/7/2023).
“Ketika saya berada di Malta, gaji saya hampir tidak cukup untuk bertahan hidup. Saya tiba di bandara Indonesia, saya merasa seperti seorang amatir dan setelah itu saya dikelilingi wartawan dan difoto,” ungkap pemain yang telah mengemas dua assist bagi PSIS di BRI Liga 1 2023-2024 itu saat PSIS menekuk Bhayangkara FC dengan skor 3-1.
Sebagaimana diketahui, musim lalu Taisei Marukawa tampil cukup gemilang bersama tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar. Ia mengemas tujuh gol dan enam assist dari 33 kali penampilannya bersama PSIS sepanjang musim lalu. (*/Dinda)
Baca Juga: Ditinggal Junianto, PSIS Kebanjiran Kerjasama Bisnis, Yoyok Sukawi Sumringah: Ini Positif