Suara Denpasar – Denise Chariesta belum lama ini membandingkan sikap Uya Kuya dan Denny Sumargo alias Densu saat dirinya meminta bantuan.
Hal itu disampaikan Denise Chariesta secara blak-blakan saat ditemui awak media di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan baru-baru ini.
Di hadapan wartawan, perempuan berusia 31 tahun itu mengaku sempat merasa stress karena terlalu memikirkan nasib anaknya nanti.
Ia pun lantas berinisiatif meminta bantuan kepada Uya Kuya dan Denny Sumargo untuk minta tolong speak up di podcast mereka.
“Gue lagi stress tuh yang 3 bulan pertama nangis terus, trus gue takut anak gue dikatain. Terus gue hubungin mereka (Uya Kuya dan Denny Sumargo) biar anak gue gak dikata-katain,” kata Denise, dikutip dari YouTube Was Was, Jumat (7/7/2023).
Alih-alih dibantu, Denise malah dibuat geram dengan sikap Uya Kuya yang tak menggubris pesan WhatsApp maupun telepon darinya.
Padahal dia menyebut, hubungannya dengan Uya Kuya terbilang dekat saat kariernya masih bagus dulu. Namun semenjak dia hamil, suami Astrid Khairunisha ini malah tiba-tiba tak pernah lagi menggubris panggilan darinya.
“Dulu, si Uya tuh deket sama gue. Tiap hari dia WA gua pas karier gue masih bagus. Sejak gue hamil pulang dari Bangkok, mana ada tuh dia nolongin gua. Di WA nggak bales tuh, ditelepon juga nggak di angkat,” katanya.
Karena sudah geram, ia pun lantas menyinggung soal Uya Kuya yang sering membantu orang lain, salah satunya soal kasus seorang TKW di podcast-nya. Menurut dia, hal yang dilakukan pria itu selama ini merupakan pencitraan.
“Giliran nolongin TKW terus orang yang ketipu. Nolongin orang-orang yang nggak dia kenal mau. Itu mah pencitraan. Gatau pencitraan atau pengangguran,” katanya.
Berbeda dengan Uya Kuya, ia lantas membeberkan sikap Denny Sumargo saat dirinya menghubungi pria itu.
“Masih mendingan si Densu. Gue WA, dia mah bales. Padahal kan dibandingin Densu, gue lebih deket sama Uya dulu,” ujarnya.
Meskipun pada akhirnya Densu juga tidak bisa menolongnya, tetapi bagi Denise pria itu lebih baik karena sempat merespon panggilannya dibanding Uya Kuya.
“Walaupun podcast-nya nggak jadi, yang penting si Densu masih bales,” pungkasnya. (*)