Suara Denpasar - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Bali telah mencapai kesepakatan dalam upaya pengembangan potensi daerah dan peningkatan pelayanan transportasi publik. Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemprov Bali dan PT MRT Jakarta (Perseroda) menjadi momen penting dalam kerja sama ini.
Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, dalam sambutannya menyampaikan komitmen untuk memberikan bantuan dan berbagi pengalaman terkait pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) atau kendaraan massal berbasis kereta.
Heru mengingatkan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dilakukan sejak kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Joko Widodo. Heru juga menekankan pentingnya koordinasi dan harmonisasi antara Provinsi Bali dan DKI Jakarta dalam pengembangan transportasi publik.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberi kebebasan kepada Pemerintah Provinsi Bali dalam memilih jenis moda transportasi yang sesuai dengan karakteristik fisik Bali. Heru juga menyebutkan bahwa harga tiket dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.
Gubernur Bali, I Wayan Koster, dalam pertemuan tersebut mengungkapkan tantangan yang dihadapi Bali terkait transportasi publik, terutama kemacetan di Kabupaten Badung dan Denpasar. Oleh karena itu, Pemprov Bali sedang fokus pada pengembangan transportasi berbasis rel.
Koster mengungkapkan kebutuhan akan pengalaman yang telah terbukti berhasil di Jakarta untuk diterapkan dengan penyesuaian di Bali.
Dalam kerja sama ini, lingkup kerja sama yang akan ditindaklanjuti antara kedua provinsi mencakup pengembangan dan promosi kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif, serta penyelenggaraan ketahanan pangan.
Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan badan usaha milik daerah, dan pengembangan transportasi publik juga menjadi bagian dari kerja sama ini.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, menambahkan harapannya agar setelah penandatanganan kerja sama ini, Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Bali dapat menjalin komunikasi yang lebih intensif dalam merumuskan kerja sama yang berdampak nyata bagi kedua provinsi.
Baca Juga: Kapok! Bali United Resmi Turunkan Harga Tiket Kontra Madura United, Berikut Rinciannya
Kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Bali ini diharapkan dapat membawa kemajuan dalam pengembangan potensi daerah dan peningkatan pelayanan transportasi publik. Melalui kerja sama yang sinergis dan saling menguntungkan, diharapkan masyarakat di kedua provinsi dapat merasakan manfaat yang signifikan. (*/Dinda)