Suara Denpasar - Shin Tae-yong memang dikenal sebagai pelatih bertipe tangan besi yang tak pandang bulu kepada para pemainnya.
Setidaknya ada 4 pemain Timnas Indonesia yang pernah dicoret pelatih asal Korea Selatan itu saat melakukan pemusatan latihan.
Pencoretan itu dilakukan Shin Tae-yong umumnya dinilai bermasalah dan sulit diajak kerjasama. Bahkan, tak ayal ada yang masih kelompok umur.
Menariknya lagi, usai dicoret oleh Shin Tae-yong, 4 pemain tersebut justru mengalami penurunan karir di level klub. Lalu ada juga yang sampai menganggur sebab tak kunjung dilirik klub baru.
Lantas, 4 pemain Timnas Indonesia siapa sajakah yang di maksud? Dilansir dari bolatimes.com pada Selasa (11/7/2023), berikut beberapa pemain tersebut.
1. Nurhidayat Haji Haris
Nurhidayat sempat digadang-gadang menjadi bek andalan Timnas Indonesia. Namun pemain berusia 24 tahun itu dicoret oleh Shin Tae-yong saat kualifikasi Piala Dunia 2022 yang disebabkan tindakan indisiplinernya.
Semenjak itu, pemain kelahiran Makassar ini performanya mengalami penurunan hingga sempat bermain di Liga 2. Nurhidayat pun kini statusnya tak memiliki klub usai kontraknya dengan Bhayangkara FC habis.
2. Serdy Ephyfano
Pemain berusia 20 tahun ini pernah dipanggil Shin Tae-yong untuk perkuat Timnas Indonesia U-20 pada persiapan Piala Dunia U-20 tahun 2020 lalu.
Namun sama halnya dengan Nurhidayat, Serdy melakukan tindakan indisipliner sehingga dicoret Shin Tae-yong.
Menurut Transfermarkt, Serdy masih membela Borneo FC, namun kontraknya berakhir sejak 31 Maret 2023 lalu. Bahkan sejak BRI Liga 1 2023/24 bergulir, nama Serdy Ephyfano tidak ada di dalam skuad.
3. Mochammad Yudha Febrian
Yudha karirnya mulai meredup usai dapat tindakan indisipliner ketika membela Timnas Indonesia U-20 oleh Shin Tae-yong.
Meski saat ini Yudha telah resmi bergabung dengan Persikabo 1973 pada 1 Juli 2023 lalu, namun ia sempat menganggur usai dilepas Persik Kediri. Lalu jauh sebelum itu ia sempat dicoret oleh Barito Putera.