Suara Denpasar - Ada sebuah kabar mengejutkan terkait FIFA yang membubarkan Arema FC usai pendukungnya picu kericuhan di markas Persik Kediri.
Kericuhan terjadi karena disebabkan ada sejumlah oknum pendukung Arema FC yang menyusup ke Stadion Brawijaya pada laga pekan ketiga BRI Liga 1 2023/24 Sabtu (15/7/2023).
Kabar yang disampaikan oleh kanal Youtube 90 Menit Lokal melalui videonya itu memberikan judul sebagai berikut, "FIFA Bubarkan AREMA.. PSIS Jungkalkan PERSEBAYA.. SIMIC Brace Buat PERSIJA.. 5 Pelatih Baru PERSIB".
Seperti diketahui, anggota Exco PSSI Arya Sinulingga menyampaikan bahwa insiden kerusuhan tersebut akan segera diproses.
Pasalnya, PSSI telah membuat aturan bahwa pendukung tim tamu dilarang hadir di stadion. Aturan itu diterbitkan pasca tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang pada 1 Oktober 2022.
Lantas, benarkah FIFA telah membubarkan Arema FC?.
Cek Fakta:
Dilansir dari metro.suara.com pada Senin (17/7/2023), video yang berdurasi 11 menit 2 detik itu ternyata memberikan informasi yang salah.
Pasalnya, narator kanal Youtube 90 Menit Lokal itu hanya mengulas beberapa kasus yang terjadi dalam sepak bola Indonesia baru-baru ini.
Video yang telah ditonton 10 ribu kali tayangan itu hanya menyinggung kericuhan oknum suporter Arema FC dengan pendukung Persik Kediri. Namun, hingga akhir video sama sekali tidak menyebutkan bukti valid terkait pembubaran oleh FIFA.
Bahkan, hingga saat ini, insiden kericuhan antara pendukung Persik Kediri dengan oknum suporter Arema FC itu tidak membuat FIFA ikut campur tangan.
Kesimpulan:
Melalui penelusuran fakta tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa berita mengenai FIFA membubarkan Arema FC itu adalah kabar palsu atau hoaks.(Rizal/*)