Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan Pendapat Asli Daerah (PAD) Bali sudah lebih dari 50 persen. Yang mana PAD Bali tahun 2023 ditargetkan 4,7 triliun.
Saat ini Pemerintah Provinsi Bali telah mendapatkan sekitar 2,4 triliun terhitung sejak Januari sampai 14 Juli 2023.
"PAD itu targetnya Rp 4,7 triliun, sampai tanggal 14 juli realisasinya sudah mencapai 2,388 triliun atau sekitar Rp 2,4 triliun atau kalau dipersen sudah lebih 50 persen," ungkapnya di Kantor DPRD Bali, Senin (17/7/2023).
Wayan Koster menjelaskan 57 persen PAD yang didapat Pemerintah Provinsi Bali saat ini paling banyak dari pajak kendaraan bermotor. Realisasinya dari pajak kendaraan bermotor sudah mencapai 57 persen.
"Dan bea balik nama kendaraan motor untuk kendaraan yang baru itu mencapai 96 persen. Ini menunjukkan ekonomi Bali sudah pulih karena sudah banyak orang beli mobil," Sambungnya.
Koster meyakini PAD tahun 2023 bisa melampaui target, dari 4,7 triliun bisa mencapai 5 triliun. Karena kata dia pendapat daerah saat ini perhari mencapai Rp 14 sampai 16 miliar.
"166 hari (15 Juli - 31 Desember) kalau asumsinya stagnan pendapatannya per hari 16 miliar itu berpotensi mendapatkan 2,6 triliun. Artinya 2,4 triliun (PAD per 14 Juli) ditambah 2,6 triliun (target Agustus sampai Desember) itu berpotensi mencapai 5 triliun, melebihi target," yakinnya. (Rizal/*)