Putra Cak Nun, Noe Letto Lepas Ateis dan Kembali Islam karena Anak Setan dan Perjanjian Hudaibiyah

Suara Denpasar

Rabu, 19 Juli 2023 | 14:08 WIB
Putra Cak Nun, Noe Letto Lepas Ateis dan Kembali Islam karena Anak Setan dan Perjanjian Hudaibiyah
Putra Cak Nun, Noe Letto Lepas Ateis dan Kembali Islam karena Anak Setan dan Perjanjian Hudaibiyah (Youtube Deddy Corbuzier)

Suara Denpasar - Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto sempat menjadi ateis. Ilmu sains yang mengedepankan akal membuat dia tak percaya Tuhan. Walau begitu, putra budayawan Muhammad Ainun Nadjibalias Cak Nun itu sudah kembali bergama Islam. Dia menceritakan dua hal yang menjadi dasar kembali memeluk agama yang dibawa Muhammad SAW itu.

Pada tahun 2006, Sabrang Mowo Damar Panuluh melanjutkan pendidikan ke University of Alberta, Kanada. Noe Letto kuliah di dua jurusan sekaligus. Matematika dan Fisika. Dua ilmu eksakta itu membuat Noe berpikir sangat logis. Lima tahun kemudian, dia menggondol bachelor of sciens atau B.Sc (sarjana sains) dari Matematika dan Fisika.

Saat-saat bergumul dengan sains ini lah yang membuat Noe sempat mempertanyakan keberadaan Tuhan. Vokalis band Letto ini sanksi Tuhan itu ada. Apalagi, sains memang tidak menyentuh yang gaib tersebut.

Saat hadir dalam podcast Deddy Corbuzier, Noe Letto menceritakan mengapa dia akhirnya kembali ke Islam. Dia mengatakan ada sesuatu yang tidak bisa dia jelaskan melalui sains, namun hanya dijelaskan melalui agama.

"Apa itu?" tanya Deddy dalam kanal Youtube Deddy Corbuzier, dikutip pada Rabu (19/7/2023).

Dia menyebut, dua hal yang membuatnya kembai berislam. Pertama soal anak setan, kedua soal Perjanjian Hudaibiyah.

Kepada seorang ulama yang dia sebut syekh, Noe mengetes dengan pertanyaan apakah "Tuhan Maha Adil", "setiap setan masuk neraka", "setan berkembang biak", dan "ada kiamat". Semua proposisi itu dijawab syekh: "ya."

Kemudian, dia menjebak dengan pertanyaan bagaimana jika ada anak setan lahir sedetik sebelum kiamat, dan kala itu si anak setan kejahatan atau dosa, lantas apakah anak setan itu masuk neraka atau surga.

"Kalau dia masuk neraka artinya premis bahwa Tuhan adil salah. Kalau masuk surga (maka) salah juga karena setiap setan masuk neraka," terangnya.

baca juga

Jawaban syekh tersebut membuat dia merasa seperti tertampar. Sebab, syekh itu tidak mengajukan jawaban, justru mengajukan pertanyaan atas proposisi yang dia ajukan.

Pertanyaannya, kalau "setan berkembang biak", maka setan itu berkembang biak dengan cara apa. Noe tersengat, karena dia pun tak tahu. Justru dia sadar, proposisi yang diajukannya mengandung asumsi yang belum dia cari kebenarannya.

Di alam saat ini, ada banyak macam cara berkembang biak. Bisa melalui berpasangan, hermafrodit, membelah diri, spora, dan lainnya. 

Selanjutnya, syekh itu menanyakan bagaimana penghitungan dosa. Apakah jika berkembang biak dengan cara membelah diri, maka dosanya menurun pada anak setan itu. Noe mengatakan bisa saja begitu, namun yang pasti dia tidak bisa menjelaskan premis jika tidak tahu mekanismenya. 

"Yang saya ambil ilmunya dari situ adalah, semua statement (saya) itu mengandung background informasi dan mengandung asumsi. Saya belum bisa ngomong statement itu sevalid apa sebelum saya nge-track semua asumsi yang saya miliki," jelasnya.

Meski tidak mendapat jawaban dari sang syekh, Noe tersadar bahwa teori yang dia ajukan masih memiliki kelemahan. Walau begitu, dia tertampar atas teori yang diajukan syekh, meski itu bukan jawaban.

"Ini tepak (menampar) doang," jelas Noe.

Yang kedua adalah soal keputusan Nabi Muhammad mau menandatangai Perjanjian Hudaibiyah dengan Kaum Kafir Quraish Mekkah. Noe belajar sejarah, kemudian belajar teori perang, termasuk Seni Berperang ala Sun Tzu. Hasilnya, dia menilai Perjanjian Hudaibiyah tidak masuk akal. 

"Satu titik keputusan yang nggak make sense (masuk akal) buat saya itu Perjanjian Hudaibiyah.  Islam sudah berada di atas angin tapi membuat perjanjian dengan Mekkah yang tidak make sense," jelas Noe.

Perjanjian ini juga ditentang banya Sahabat Nabi Muhammad. Sebab, perjanjian ini merugikan Kaum Muslim. Padahal, kala itu Kaum Muslim di Madinah dalam kondisi kuat dan bisa memenangkan pertempuran bila menaklukkan Kafir Quraish yang menguasai Mekkah.

Sebagaimana diketahui dalam sejarah, kaum Quraish mengingkari Perjanjian Hudaibiyah. Pengingkaran ini jadi dasar Nabi Muhammad mengerahkan 10 ribu tentara mengepung Mekkah. Kaum Quraish menyerah takluk tanpa pertumpahan darah.

Nabi Muhammad menang gemilang. Tidak hanya membebaskan Mekkah dari kemusrikan, namun juga hati kaum Quraish yang sebelumnya memusuhinya. Kaum Quraish bebas memeluk Islam dan menjalankan ajarannya.

"Fathu Makkah (Pembebasan Mekkah) dalam keadaan kemenangan total. Tidak hanya kemenangan militer, tapi juga kemenangan moral dan mental. Jadi penaklukannya total. Tanpa ada kejadian itu, tanpa ada penaklukan total," jelas Noe.

Meminjam Theory of Mind atau Teori Pikiran, Noe mencoba mendudukkan Muhammad sebagai seorang yang jenius, bukan seorang nabi utusan Tuhan. Diketahui, Teori pikiran adalah kemampuan seseorang mengetahui bahwa orang lain memiliki kepercayaan, keinginan dan intensi yang berbeda dari dirinya.

"Saya nggak berpikir ada strategi perang untuk menaklukkan cinta. Perang itu yang bunuh-bunuhan, bukan kemudian rakyatnya cinta sama aku (penakuknya)," katanya. 

Muhammad, menurut Noe, seperti melihat masa depan sehingga memiliki strategi perang yang unik. Yakni Muhammad seperti percaya akan ada momentum penting di mana kaum Quraish akan mengingkari perjanjian yang kemudian jadi dalih untuk menaklukkan Mekkah dan hati manusianya.

"Ini kausalitasnya (sebab-akibat) menjadi make sense (masuk akal) kalau ada satu komponen (faktor X) di depan yang diketahui duluan, kan gitu," jelas dia.

Faktor di luar Muhammad yang bisa melihat masa depan, itu lah yang membuat Noe tersentak tidak habis pikir. Dan dia percaya Muhammad dapat bisikan gaib.

"Artinya dia dapat informasi, bisa dikatakan begitu. Saya gak tahu mekanismenya. Apakah beliau dibocorin 'pokoknya gini aja', atau dikasih ngintip masa depan. Saya tidak tahu detailnya. Tapi faktanya bahwa itu bukan keputusan yang diambil oleh logic aloan (logka saja), knowledge aloan (pengetahuan saja), ada something else (sesuatu yang lain) yang gak bisa dilacak," paparnya. 

Kasus anak setan dan Perjanjian Hudaibiyah membuat Noe Letto merasa cukup untuk kembali percaya terhadap Tuhan. Dia juga kembali ke Agama Islam. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terinsipirasi Cak Nun, Eks Vokalis Seventeen Bentuk Band Elastic

Terinsipirasi Cak Nun, Eks Vokalis Seventeen Bentuk Band Elastic

Jogja | Rabu, 19 Juli 2023 | 10:38 WIB

Cak Nun Dikabarkan Alami Pendarahan Otak dan Dilarikan ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

Cak Nun Dikabarkan Alami Pendarahan Otak dan Dilarikan ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

Denpasar | Kamis, 06 Juli 2023 | 20:15 WIB

Denny Siregar Tertawakan Cak Nun Ngomong Politik: Orang Juga Kan Harus Cari Makan

Denny Siregar Tertawakan Cak Nun Ngomong Politik: Orang Juga Kan Harus Cari Makan

Denpasar | Rabu, 18 Januari 2023 | 10:58 WIB

Terkini

15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator

15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 07:24 WIB

Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran

Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 07:13 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:05 WIB

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

News | Selasa, 01 September 2026 | 07:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:45 WIB

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:33 WIB

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:21 WIB

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:11 WIB

×