Suara Denpasar – Beredar kabar Anies Baswedan cemas gemetar ketakutan lantaran diserahkannya bukti-bukti ke KPK.
Dikabarkan pihak yang menyerahkan sesuatu yang disebut bukti itu adalah PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dan Menteri PUPR langsung, benarkah?
Kabar tersebut disebarkan oleh kanal YouTube SEPUTAR ISTANA pada Rabu, 19 Juli 2023 dengan video berdurasi 8 menit 5 detik.
Baru saja 5 jam dari waktu pengunggahan, terlihat berita itu sudah ditonton 8 ribu kali.
Video itu diunggah dengan judul ‘Panik!! Anies Gemetar Ketakutan, PJ Heru dan Menteri PUPR Kompak Serahkan Bukti ke KPK’, dilansir Suara Denpasar pada Rabu, (19/7/2023).
Selain itu, pada thumbnail video juga dituliskan narasi dengan makna yang serupa.
Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran terkait video yang beredar itu, berikut ini hasil cek faktanya.
CEK FAKTA
Setelah diputar, dalam video itu tidak dibahas dan dibuktikan berita yang ditulisnya pada judul video.
Video itu malah membahas polemik kinerja Anies Baswedan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Dalam video itu ditampilkan potongan video pernyataan Presiden Jokowi di hadapan media.
“Sampai Jakarta masih ada masalah, sekarang juga mungkin akan selesai mungkin April,” ucap Jokowi dalam potongan video itu.
Setelah ditelusuri, diselipkannya video itu bersifat manipulatif, karena video aslinya berdurasi 6 menit dan bukan sedang membahas Anies Baswedan dan sesuatu yang disebut bukti yang dikabarkan diserahkan ke KPK.
Konteks dari pernyataan Jokowi itu adalah tentang proyek sodetan Ciliwung, Jakarta sebagai upaya mengatasi banjir Jakarta.
Video itu merupakan video lawas 5 bulan lalu, pernah diunggah oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden pada 24 Januari 2023, berikut ini link video lengkapnya: