Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:31 WIB
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
Ilustrasi. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa per April atau kuartal II-2026, keran impor solar resmi ditutup rapat. (Pixabay)
  • Indonesia resmi hentikan impor solar mulai kuartal II-2026.
  • SPBU swasta mulai pesan solar CN48 ke Pertamina untuk stok April.
  • Produksi kilang domestik surplus 3-4 juta KL, pasokan nasional aman.

Suara.com - Era ketergantungan Indonesia terhadap solar impor segera berakhir. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa per April atau kuartal II-2026, keran impor solar resmi ditutup rapat.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengungkapkan, sejumlah perusahaan SPBU swasta kini sudah mulai bergerak melakukan pemesanan BBM jenis solar CN48 ke PT Pertamina (Persero).

"Jadi rencananya April sudah harus mulai menggunakan solar dalam negeri," ujar Laode saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Guna memastikan transisi berjalan mulus tanpa gejolak, pemerintah mewajibkan Pertamina menyiapkan infrastruktur yang mumpuni. Hal ini mencakup ketersediaan pelabuhan muat (loading port) hingga kepastian kargo yang sesuai dengan volume pesanan masing-masing operator swasta.

Selain logistik, aspek teknis mengenai spesifikasi bahan bakar juga menjadi sorotan. Laode menegaskan bahwa solar yang disuplai Pertamina kepada pihak swasta harus berupa minyak murni atau base fuel.

"Jadi pada bulan April nanti sudah tidak ada lagi krisis-krisis yang terjadi (kelangkaan BBM). Jadi sekarang kami mitigasi semua," tegas Laode meyakinkan.

Langkah berani menyetop impor ini bukan tanpa alasan. Tulang punggung dari kebijakan ini adalah beroperasinya proyek raksasa Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Kilang tersebut diklaim mampu memenuhi seluruh kebutuhan solar domestik secara mandiri.

Senada dengan itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya bahkan optimis Indonesia tidak hanya swasembada, tapi juga bakal mengalami surplus produksi.

"Itu surplus kurang lebih sekitar 3-4 juta (kiloliter). Nah, agenda kami 2026 itu enggak ada impor solar lagi," kata Bahlil akhir tahun lalu.

Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, ketergantungan pada pasokan luar negeri kini tinggal sejarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%

Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:45 WIB

Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi

Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 19:24 WIB

Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!

Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:18 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB