Suara Denpasar – Bimas Sakti, sosok pelatih Timnas Indonesia U-17 itu sedang menjadi sorotan jelang laga Piala Dunia U-17.
Sebagaimana diketahui, Indonesia mendapatkan kesempatan untuk ikut Piala Dunia U-17 setelah terpilih jadi tuan rumah.
Jelang kompetisi tingkat dunia itu digelar, Bima Sakti selaku pelatih skuad garuda sedang mencari anak-anak muda yang akan menjadi pemain sepakbola membela Indonesia.
Kabar itu disampaikan oleh PSSI melalui akun sosial media instagram resminya, pihaknya membagikan foto anak-anak Indonesia yang tengah mengikuti seleksi.
“Potret peserta seleksi Tim U-17 Indonesia di Banjarmasin,” tulis akun resmi PSSI dikutip Suara Denpasar pada Selasa, (25/7/2023).
“Apa dukunganmu untuk adik-adik peserta, sobat garuda?,” pungkasnya.
Kabar seleksi pemain untuk Timnas muda Indonesia itu menjadi sorotan para pecinta sepakbola tanah air.
Beberapa dari mereka meragukan cara Bima Sakti dalam memilih pemain terbaik tanah air melalui seleksi itu.
Diketahui Bima Sakti melakukan seleksi keliling wilayah Indonesia untuk mendapatkan pemain-pemain muda terbaik.
Beberapa orang pecinta sepakbola Indonesia meragukan cara tersebut dan mempersoalkannya.
“Emang efektif ya seleksi ke tiap kota?,” komentar akun instagram @samsulam15.
“Aslinya terlalu kuno bro cara ini, tapi mau gimana lagi. Liga usia muda saja gak ada,” timpal akun @mohammadaan10.
“Tau terlalu lebay biar dikira merakyat, waktu cuma 4 bulan emang cukup,..,” timpal akun @dodi_si_onga.
Ada juga yang mengusulkan untuk dibuat liga akademi dari mulai usia 5 tahun untuk mencari bibit pemain Timnas Indonesia U-17.
“Kenapa gak bikin liga akademi saja gitu dari mulai umur 5 tahun,” tulis akun @mfahmihiyatulloh78 dalam kolom komentar.