Suara Denpasar - Ditunjuknya Frank Wormuth sebagai konsultan pelatih timnas U-17 Indonesia telah menarik perhatian netizen di Belanda. Beberapa komentar dari mereka mencerminkan berbagai pandangan terkait keputusan ini.
Seorang netizen, yang menyebut dirinya sebagai "Pensioendeskundige," menyatakan rasa lega karena Israel tidak berhasil lolos, karena menurutnya jika itu terjadi, FIFA mungkin akan mencabut hak Indonesia sebagai tuan rumah turnamen ini.
“Untung Israel tidak lolos, kalau tidak FIFA akan mengambil turnamen ini dari Indonesia juga,” ujar Jojo65 dikutip dari laman nu.nl (25/7/2023).
Netizen yang lain menilai bahwa posisi konsultan untuk tim U-17 Indonesia mungkin tidak seberapa tinggi prestisenya, mengingat status tim nasional senior Indonesia yang kurang begitu baik. Namun dia mengakui bahwa pekerjaan ini mungkin menarik karena Indonesia merupakan negara yang indah untuk bekerja.
“Saya menilai pelatih ini sedikit lebih tinggi dari penasihat Indonesia di bawah 17 tahun. Timnas Indonesia sudah bukan apa-apa, lalu apa itu under 17? Bagaimanapun, ini tentu saja negara yang menyenangkan untuk bekerja dan mungkin itu membuat pekerjaan itu menarik,” kata Kick_Smit.
Ada juga netizen yang berpendapat bahwa dia tidak terlalu menghargai kemampuan Frank Wormuth. Netizen tersebut merujuk pada peristiwa beberapa waktu lalu, ketika Wormuth mengalami insiden kecelakaan yang menyebabkan kematian seorang anak, dan ketika dia mengalami degradasi bersama klub sebelum bergabung dengan FC Groningen.
Sementara ada juga netizen yang membela Wormuth dengan menyebutkan bahwa dia sebelumnya telah mencatatkan prestasi yang baik bersama Heracles selama tiga tahun, dan bahwa peristiwa tersebut mungkin hanya bagian dari proses normal dalam dunia sepak bola.
Tetap ada netizen lain yang melihat kesempatan ini sebagai langkah maju dalam karir Frank Wormuth dan memberikan dukungan dan harapan kepadanya.
Keputusan untuk menunjuk Frank Wormuth sebagai konsultan pelatih timnas U-17 Indonesia tentu saja memicu berbagai tanggapan dari netizen di Belanda.
Baca Juga: Ratu Tisha Menghilang dari PSSI? Hubungan dengan Erick Thohir Disorot
Pandangan mereka mencerminkan perbedaan opini dan pendapat terhadap rekam jejak dan potensi Wormuth dalam mengisi peran barunya di Indonesia.
Bagaimanapun juga, semoga kehadiran Wormuth dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan sepak bola di tingkat U-17 di Indonesia. Kami mengucapkan semoga sukses bagi Frank Wormuth dalam tantangan barunya ini.(*/Rizal)