Gak Nyangka! Di Bali Ada Kampung Islam Kuno yang Pernah Jadi Pemukiman 40 Prajurit Majapahit

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 26 Juli 2023 | 13:45 WIB
Gak Nyangka! Di Bali Ada Kampung Islam Kuno yang Pernah Jadi Pemukiman 40 Prajurit Majapahit
Gak Nyangka! Di Bali Ada Kampung Islam Kuno yang Pernah Jadi Pemukiman 40 Prajurit Majapahit (pinterest @saefulkartika)

Suara Denpasar - Bali merupakan salah satu pulau yang kental dengan tradisi Hindu. Namun bagaimana jika terdapat Kampung Islam di sana? 

Siapa yang tidak mengenal Bali? Banyak Pura berdiri tegak di Pulau Dewata. Namun tahukah jika di Bali ada juga Kampung Islam yang dulunya menjadi pemukiman untuk 40 prajurit Majapahit. Melansir dari YouTube Humas BNPT, tak disangka-sangka, kawasan tersebut ternyata merupakan sebuah Kampung Islam kuno di Bali yang tegak berdiri.

Terdapat pula sebuah masjid yang berdiri kokoh di Desa Gelgel bernama Masjid Nurul Huda yang dibangun pada tahun 1462 dan menjadi masjid pertama di Pulau Bali.

Toleransi beragama yang terjadi di kampung tersebut juga patut diacungi jempol terutama toleransi yang dilakukan antara umat Hindu dan Islam di kampung unik tersebut yang tetap terjalin dengan baik hingga saat ini. Bentuk toleransi yang ada dapat  dilihat dari sebuah budaya atau  tradisi yang diberi nama Megibung.

Tradisi Megibung adalah kegiatan makan yang dilakukan dengan wadah yang sama, atau yang disebut dengan sagi. Tradisi Megibung dijalankan setiap bulan ramadhan pada hari kedua puluh yang diselenggarakan di masjid kampung.

Sagi dapat diisi dengan lauk pauk dengan nasi, tidak lupa juga disajikan dengan air mineralnya maupun kerupuk. Diberi tutup pada bagian atasnya dengan tutup saji maupun sekotak kurma di atasnya.

Tradisi tersebut juga menjadi penghilang jarak sosial, sehingga warga yang berpartisipasi bisa menuangkan pikiran dengan mudah.

Raja Klungkung juga sering hadir pada acara tersebut walaupun tidak terlihat.

Tradisi unik ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu.

Permukiman tersebut berlokasi di Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, pulau Dewata Bali.

Konon, Raja Gelgel I dahulunya sempat mengunjungi Majapahit yang waktu itu dipimpin oleh Raja Hayam Wuruk.

Raja Gelgel memiliki maksud menjalankan kegiatan konferensi kerajaan dari seluruh penjuru Nusantara.

Pada perjalanan pulang, Raja Gelgel tak sendiri ia bersama dengan 40 prajurit dari Majapahit yang memiliki agama Islam. Raja Gelgel memberikan 40 prajurit berupa hadiah tanah yang sekarang ini dikenal dengan nama Desa Gelgel.

Tetapi, kebanyakan dari prajurit tersebut telah meninggalkan kawasan ini, bahkan beberapa orang menduga para prajurit tersebut kembali ke tanah Jawa.

Desa Gelgel menjadi salah satu destinasi rohani yang berdiri tegak di Pulau Dewata Bali hingga sekarang ini. Uniknya lagi walaupun dikenal sebagai kampung Islam kuno, namun mayoritas penduduk Desa Gelgel sekarang beragama Hindu. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisi III DPRD Minta Dishub Bali Selesaikan Kemacetan Pelabuhan Sanur

Komisi III DPRD Minta Dishub Bali Selesaikan Kemacetan Pelabuhan Sanur

| Selasa, 25 Juli 2023 | 16:17 WIB

Dishub Bali Beberkan Fakta Penyebab Kemacetan Pelabuhan Sanur

Dishub Bali Beberkan Fakta Penyebab Kemacetan Pelabuhan Sanur

| Selasa, 25 Juli 2023 | 14:58 WIB

Kemacetan Pelabuhan Sanur Jadi Sorotan, Pemprov Bali Desain Akses Baru

Kemacetan Pelabuhan Sanur Jadi Sorotan, Pemprov Bali Desain Akses Baru

| Selasa, 25 Juli 2023 | 14:11 WIB

Terkini

Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden

Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:47 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak

Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:35 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai

Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai

Kalbar | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:23 WIB

Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan

Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:49 WIB

Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta

Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39 WIB

7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?

7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?

Jakarta | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:35 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB