Suara Denpasar - Setelah kepergian Bojan Hodak dari posisi pelatih Kuala Lumpur City, teka-teki mengenai penggantinya akhirnya terjawab. Keputusan mengejutkan diambil oleh Nenad Bacina, seorang pelatih berusia 51 tahun, yang akan mengambil alih kendali sebagai pelatih baru KL City FC.
Nenad Bacina sebelumnya pernah menjadi asisten pelatih di KL City, dan kini dia telah setuju untuk kembali ke klub tersebut dan mengemban tugas sebagai pelatih utama The City Boys.
Perpindahan ini menjadi momen yang menarik karena Bacina merupakan orang dekat dan merupakan bagian dari tim pelatih Bojan Hodak selama ini.
Namun, Bojan Hodak sendiri telah membuat keputusan mengejutkan dengan memilih membawa kariernya ke arah yang berbeda. Ia akan mengemudi tim Liga 1 Indonesia, Persib Bandung, yang baru saja memecat pelatih mereka sebelumnya.
Hal ini menandai kedua kalinya Bojan Hodak akan melatih di Indonesia, setelah sebelumnya pernah menjadi pelatih PSM Makassar pada tahun 2020.
Sementara itu, Nenad Bacina bersiap untuk menghadapi perjalanan baru sebagai pelatih utama KL City FC. Di usianya yang masih 51 tahun, Bacina telah mengumpulkan pengalaman yang berharga dalam dunia sepak bola. Sebelumnya, dia telah menjadi Pengarah Pembangunan Bakat bersama klub Liga Pro Saudi, Al-Fayha.
Kehadiran Bacina sebagai pengganti Hodak diharapkan dapat membawa angin segar dan kesuksesan bagi KL City dalam melanjutkan kompetisi. Dengan pemahaman mendalam tentang tim dan metode pelatihan yang telah teruji, Bacina diharapkan dapat membawa tim mencapai prestasi yang lebih baik.
Bagi KL City, ada banyak harapan dan dukungan untuk Bacina sebagai pelatih baru. Semoga dia dapat membawa tim meraih kesuksesan dalam baki separuh musim kompetisi Liga 1 Indonesia.
Sementara itu, bagi Bojan Hodak, semoga ia sukses dalam karir barunya bersama Persib Bandung, dan semoga dia dapat mencapai prestasi yang gemilang di level kompetisi yang baru. (*/Dinda)