Suara Denpasar – Diketahui saat ini kisruh rumah tangga Rendy Kjaernett masih menjadi perbincangan warganet, terutama setelah Lady Nayoan mengunggah berbagai bukti perselingkuhan yang dilakukan oleh sang suami.
Namun terkait hal ini, diketahui juga bahwa Rendy Kjaernett memang telah mengakui kesalahan tersebut, hingga berusaha untuk bertanggung jawab, salah satunya dengan menghapus tato yang bergambarkan wajah Syahnaz di punggungnya.
Keputusan Rendy Kjaernett ini memang membuat banyak warganet menduga, hal ini dilakukan untuk kembali mengambil hati Lady Nayoan dan bisa menjalani kehidupan rumah tangga seperti semula.
Meskipun diketahui sebelumnya Lady Nayoan telah memutuskan untuk berpisah, kali ini tersiar isu yang menyatakan bahwa ibu tiga orang anak ini memutuskan untuk memilih memaafkan Rendy Kjaernett dan rujuk.
Terkait hal ini juga, salah seorang ahli tarot, Anthony mengungkapkan prediksinya terkait rumah tangga Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett.
Dalam hal ini, ia mengungkapkan bahwa saat ini Lady Nayoan tengah berada dalam masa kekecewaan kepada sang suaminya.
Namun dibalik itu semua, Anthony mengungkapkan bahwa sebenarnya Lady Nayoan sangat mengharapkan perubahan yang dilakukan oleh Rendy Kjaernett.
“Nah kalau hatinya sesungguhnya disini mengharapkan Rendy supaya berubah, karena bagaimanapun Rendy harus bertanggung jawab untuk keluarga kecil mereka,” ucapnya.
Terkait hal ini juga, pria yang berprofesi sebagai ahli tarot ini mengungkapkan bahwa saat ini Lady Nayoan tengah memberikan teguran keras kepada suaminya tersebut.
Baca Juga: Seperti Lady Nayoan, Tante Ernie Diselingkuhi Irwan Judojono Sejak Hamil Anak Ketiga
Sehingga dengan hal ini, menurut penerawangan melalui kartu tersebut, Lady akan memaafkan Rendy Kjaernett.
“Nah ini yang terlihat jelas di kartu tarot, makanya terlihat disini bahwa Lady akan membuka pintu maaf kepada Rendy,” tambahnya.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini, Lady tengah berusaha untuk mendekatkan dirinya kepada Tuhan, agar bisa menemukan jawaban dan tindakan yang tepat untuk rumah tangganya.(*/Ana AP)