355 Barang Berharga Milik Kerajaan Mataram, Lombok NTB Siap Dipulangkan Pemerintah Belanda ke Indonesia

Suara Denpasar

Sabtu, 29 Juli 2023 | 19:00 WIB
355 Barang Berharga Milik Kerajaan Mataram, Lombok NTB Siap Dipulangkan Pemerintah Belanda ke Indonesia
355 Barang Berharga Milik Kerajaan Mataram, Lombok NTB Siap Dipulangkan Pemerintah Belanda ke Indonesia (laman resmi ntbprov.go.id)

Suara Denpasar – Sebanyak 355 barang berharga milik kerajaan Mataram Lombok, NTB bakal dikembalikan oleh Pemerintah Belanda.

Dilansir dari laman resmi Pemprov NTB, tak hanya 355 barang berharga saja yang dikembalikan, namun juga ada  472 artefak bersejarah.

Tidak main-main 472 artefak bersejarah yang dimiliki langsung oleh sejumlah Kerajaan. Kerajaan yang dimaksud kali ini yang pernah berkuasa di Nusantara pada zamannya.

Rencananya barang berharga tersebut akan dikembalikan pada bulan Agustus 2023 mendatang ke tangan Indonesia.

“Dari 472 barang yang dikembalikan, 355 barang berharga atau barang-barang pusaka tersebut merupakan harta peninggalan Kerajaan Mataram, Lombok," jelas Kepala Museum Negeri NTB, Ahmad Nuralam, SH, MH dikutip pada Sabtu (29/7/2023).

"Barang-barang berharga yang dikembalikan Pemerintah Belanda itu akan ditempatkan di Museum Nasional,” ucapnya kemudian.

Nuralam adalah mantan pejabat yang berasal dari Lombok Barat mengungkapkan jika secara regulasi Artefak Kerajaan Mataram telah ditetapkan menjadi cagar budaya yang sifatnya benda milik Negara (BMN), untuk nantinya ditempatkan pada Museum Nasional Jakarta.

Nuralam menjelaskan, jika bisa saja benda-benda pusaka tersebut ditempatkan pada Museum yang berada di NTB.

Keinginan warga Lombok sangatlah besar ketika mereka ingin menyaksikan secara langsung benda-benda peninggalan yang berasal dari Kerajaan Karangasem Lombok tersebut.

baca juga

Nuralam mengatakan jika pihaknya telah melakukan diskusi melalui sambungan zoom meeting dengan Hilmar Farid selaku Dirjen Kebudayaan dan bersama I Gusti Agung Wesaka selaku Ketua Tim Repatriasi.

Menjelaskan jika harta kekayaan yang dulunya diambil alih oleh Belanda telah dikembalikan kepada Pemerintah Indonesia supaya dapat dilihat oleh masyarakat lokal di Lombok, NTB. (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Assist Ternyata Tak Cukup, Ivar Jenner Gagal Tembus Skuad Utama FC Utrecht

Satu Assist Ternyata Tak Cukup, Ivar Jenner Gagal Tembus Skuad Utama FC Utrecht

Bola | Rabu, 26 Juli 2023 | 13:10 WIB

Didepak FC Groningen, Media Belanda Soroti Penunjukan Frank Wormuth Jadi Dirtek PSSI

Didepak FC Groningen, Media Belanda Soroti Penunjukan Frank Wormuth Jadi Dirtek PSSI

Bola | Selasa, 25 Juli 2023 | 17:06 WIB

Netizen Belanda Ikut Komentari Penunjukan Frank Wormuth Sebagai Konsultan Pelatih Timnas Indonesia U-17

Netizen Belanda Ikut Komentari Penunjukan Frank Wormuth Sebagai Konsultan Pelatih Timnas Indonesia U-17

Denpasar | Selasa, 25 Juli 2023 | 12:30 WIB

Terkini

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:46 WIB

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:29 WIB

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:23 WIB

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:05 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:48 WIB

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:42 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:41 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB