Soal Ketersediaan Air Bersih, Wamendagri: Pemerintah Jangan Langgar HAM

Suara Denpasar | Suara.com

Kamis, 03 Agustus 2023 | 13:15 WIB
Soal Ketersediaan Air Bersih, Wamendagri: Pemerintah Jangan Langgar HAM
Wakil Menteri Dalam Negara Republik Indonesia (Wamendagri RI) John Wempi Wetipo (Suara Denpasar/ Rovin Bou)

Suara Denpasar - Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) bekerja sama dengan World Bank menggelar workshop tentang pengelolaan air bersih bagi masyarakat.

Workshop itu menghadirkan perwakilan dari 416 Kabupaten 98 Kota dan 38 Provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Dalam Negara Republik Indonesia (Wamendagri RI) John Wempi Wetipo mengatakan air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat.

Sehingga baik pemerintah pusat maupun daerah memiliki tanggungjawab atas pemenuhan air bersih di masyarakat. 

Dia menilai masih banyak pemerintah daerah yang belum menaruh perhatian khusus terhadap pengelolaan air bersih tersebut.

Menurut Jonh apabila terjadi kekurangan air bersih di masyarakat, maka pemerintah telah melakukan suatu kejahatan kemanusiaan. 

"Masih banyak pemerintah daerah yang belum menaruh perhatian terkait dengan pengolahan air minum untuk kebutuhan," ujar John Wempi saat ditemui di Hotel Trans Resort, Seminyak Kuta, Bali, Kamis (3/7/2023).

"Kalau kita sebagai pemerintah tidak melaksanakan suatu amanat khususnya untuk pengolahan air minum itu sama artinya kita dengan kita melanggar hak asasi manusia karena ini kebutuhan mendasar," sambungnya. 

Jonh Wempi mendeteksi bahwa kurangnya pemerintah daerah memperhatikan ketersediaan air bersih itu karena kurangnya penganggaran yang dislotkan dari setiap pencairan APBD setiap tahun. 

Selain itu, parahnya kata dia, pengelolaan air bersih yang kurang baik disebabkan oleh penempatan posisi direktur PDAM yang yang tidak profesional. Asal tunjuk karena jasa politik. 

"Karena PDAM itu perusaahan milik daerah mestinya memposisikan direktur PDAM itu orang yang profesional tidak ada afiliasi dengan kepentingan politik lain. Banyak katakanlah Bupati Walikota yang terpilih kemudian dorong tim suksesnya dia untuk jadi direktur yang kadang belum tentu pemahaman tentang pengelolaan air minum itu secara profesional," kata dia.

Karena itu, Wamendagri asal Papua itu berharap, setiap kepala daerah dapat memprioritaskan kebutuhan air bersih bagi masyarakatnya di masing-masing daerah. 

Jonh Wmpi berjanji, tahun depan akan memberikan penghargaan bagi kepala daerah yang mampu mengelolah air bersih dengan baik. 

Dia juga berharap, dengan adanya pertemuan yang dilakukan Mendagri dan World Bank tersebut dapat ditindaklanjuti oleh kepala daerah di seluruh Indonesia. 

"Kita berharap masyarakat bisa mendapatkan distribusi air bersih secara merata," tandasnya. (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendagri Pastikan Penjabat Bupati Banggai Kepulauan Diperpanjang Hingga 2024

Kemendagri Pastikan Penjabat Bupati Banggai Kepulauan Diperpanjang Hingga 2024

News | Senin, 24 Juli 2023 | 02:00 WIB

World Bank Bantu PNM Suguhkan Perumahan Layak Bagi Nasabah

World Bank Bantu PNM Suguhkan Perumahan Layak Bagi Nasabah

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2023 | 10:33 WIB

Demi Keselamatan Rakyat, Mendagri Dorong Pemda Bangun Sistem Perhubungan yang Lebih Baik

Demi Keselamatan Rakyat, Mendagri Dorong Pemda Bangun Sistem Perhubungan yang Lebih Baik

News | Sabtu, 08 Juli 2023 | 20:55 WIB

Terkini

6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda

6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:02 WIB

Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot

Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:00 WIB

Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?

Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:55 WIB

Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi

Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:50 WIB

Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani

Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani

Kaltim | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:48 WIB

BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026

BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:42 WIB

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:38 WIB

Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?

Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:36 WIB

BRI Catat 27,7% Kenaikan Remittance Migrant dari Luar Negeri

BRI Catat 27,7% Kenaikan Remittance Migrant dari Luar Negeri

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:33 WIB

Ketika Penolakan Berujung Tragedi: Budaya Kita yang Salah?

Ketika Penolakan Berujung Tragedi: Budaya Kita yang Salah?

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:25 WIB