Suara Denpasar - Persib Bandung dijadwalkan akan berlaga melawan Bali United pada Kamis (03/07/2023). Laga panas ini akan diselenggarakan di kandang Persib, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada pukul 19.00 malam nanti.
Untuk itu, Persib Bandung melalui website resminya mengajak Bobotoh untuk menciptakan suasana aman dan nyaman dalam penyelenggaraan pertandingan kandang,
Vice President Operations PT PERSIB Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat menghimbau kepada bobotoh untuk tidak membawa barang terlarang mulai dari flare, minuman keras, narkoba, senjata tajam hingga bahan lainnya mengandung bahan peledak.
Di sisi lain, Bobotoh juga tidak diizinkan untuk mengibarkan spanduk dengan tulisan-tulisan yang bernada provokatif.
“Kita harus bersama-sama menciptakan suasana pertandingan sepakbola yang aman dan nyaman. Dengan begitu pertandingan sepakbola dapat dinikmati oleh semua kalangan, khususnya keluarga, kaum perempuan, ibu dan anak-anak,” ujar Andang.
Bukan hanya gertakan sambal, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono juga menegaskan bakal menindak tegas Bobotoh yang melanggar peraturan.
“Kami sudah komitmen dengan pihak Bobotoh, juga manajemen (PT PERSIB Bandung Bermartabat), kalau nanti ditemukan flare atau barang terlarang lainnya, mereka sepakat untuk diberi tindakan tegas,” tegasnya.
Imbauan tegas ini rupanya merupakan buntut dari sanksi yang dijatuhkan komdis PSSI pada Persib Bandung. Diketahui Persib akhirnya dijatuhi sanksi denda Rp25 juta karena kehadiran Bobotoh pada laga tandang melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya pada Jumat (28/07/2023) lalu.
Akibatnya, Persib dianggap melanggar pasal 51 ayat 6 tentang regulasi kompetisi Liga 1 musim 2023/2024. Ditambah dengan pasal 141 Kode Disiplin PSSI tahun 2023 tentang larangan suporter tim tamu hadir di pertandingan tandang.
Baca Juga: Coret Tiga Pemain Persib Bandung, Bobotoh Optimis Bojan Hodak Lakukan ini Kontra Bali United
Agar tak lagi dijatuhi sanksi, Persib berharap Bobotoh selalu patuh terhadap regulasi. (*/Ana AP)