Suara Denpasar – Mantan utusan PSSI yang kerap menangani mengenai perpindahan kewarganegaraan pemain keturunan, Hamdan Hamedan mengusulkan 2 nama pemain diaspora yang layak masuk Timnas Indonesia U-17.
Melalui akun instagramnya, @hamdan.hamedan 2 nama yang dinilai layak bergabung dalam skuad Timnas Indonesia U-17 adalah Zinadein Ardiansyah dan Eizar Tanjung.
Hamdan menyebutkan alasan kenapa pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti layak memanggil 2 pemain diaspora yang kirin berkiprah di Australia tersebut.
“Salah satu bakat luar biasa tersebut adalah Zinadein, yang mendapatkan prestasinya di salah satu klub paling terhormat di Australia: Sydney FC. @sydneyfootballclub,” tulis Hamdan Hamedan melalui akun instagramnya pada Rabu (2/8/2023).
Meski baru berusia 16 tahun, naman Zinadein dipercaya untuk dapat masuk pada tim U-16, U-18, hingga U-20 di Sydney FC.
“Pelatihnya memuji ‘keterampilan 1v1 yang luar biasa’ dan melihat potensi besar dalam dirinya sebagai gelandang serang,” tambah Hamdan.
Selain Zinadein, nama Eizar Tanjung juga dinilai layak masuk dalam Timnas Indonesia U-17. Eizar yang satu tahun lebih muda dari Zinadein juga memiliki karir di Sydney FC.
“Tak ketinggalan, Eizar Tanjung, setahun lebih muda dari Zinadein, juga mengukir jalannya di Sydney FC. Dia bermain sebagai bek kanan untuk tim U15, U16, dan U18,” tulis Hamdan Hamedan.
“Dan ya, mereka berdua bermain di NPL 1, yang merupakan kompetisi teratas untuk usia mereka di Australia,” tambahnya.
Seperti dilansir dari laman PSSI, pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti menerapkan system promosi degradasi pada para pemain dalam seleksi. Bima Sakti juga menegaskan tidak akan tebang pilih dalam menyeleksi pemain-pemainnya.
Menarik untuk dinantikan, apakah 2 talenta muda tersebut akan dipanggil oleh Bima Sakti. (*/Ana AP)