Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:58 WIB
Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pada pembukaan 6 Februari 2026, rupiah melemah 0,25% menjadi Rp16.885 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen dalam negeri, terutama Moody's menurunkan prospek peringkat kredit Indonesia.
  • Rupiah termasuk yang melemah di Asia, berbeda dengan Baht Thailand dan Yen Jepang yang menguat.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terus melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada pembukaan akhir pekan (6/2/2026) mata uang garuda masih belum berdaya.

Data Bloomberg pada menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp16.885 per dolar AS.  Mata uang lokal pun melemah 0,25 persen dibandingkan penutupan Kamis (5/2) ada di level Rp16.842.

Sedangkan kurs JISDOR Bank Indonesia ada di level Rp16.826. Pelemahan ini terjadi dikarenakan sentimen dalam negeri.

Dalam hal ini,  Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah melemah dikarenakan Moody's memberikan peringkat negatif ke Indonesia.

"Rupiah juga semakin tertekan oleh penurunan peringkat kredit Indonesia oleh Moodys ke negatif. Investor menantikan data cadev Indonesia siang ini," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia menambahkan, rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat. Hal ini dikarenakan  meningkatnya sentimen risk off dan sell off pada hampir semua asset.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

" Rupiah bergerak di range 16.800-16.900," jelasnya.

Sementara itu, rupiah melemah bersama beberapa mata uang lainnya. Won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 0,39 persen. 

Diikuti ringgit Malaysia melemah 0,14 persen, yuan China melemah 0,05 persen dan dolar Taiwan yang melemah 0,04 persen terhadap dolar AS.

baca juga

Sedangkan mayoritas mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand menguat 0,22 persen, yen Jepang menguat 0,17 persen, dolar Singapura menguat 0,11 persen.

Lalu ada peso Filipina menguat 0,06 persen, dolar Hong Kong menguat 0,03 persen terhadap dolar AS.  Selain itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 97,86, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 97,82.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas

Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:54 WIB

Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Rupiah Anjlok Lagi

Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Rupiah Anjlok Lagi

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:55 WIB

Nilai Tukar Rupiah Masih Ungguli Dolar AS, Ditutup ke Level Rp 16.782/USD

Nilai Tukar Rupiah Masih Ungguli Dolar AS, Ditutup ke Level Rp 16.782/USD

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 17:26 WIB

Dolar Singapura (SGD) Cetak Rekor Kurs Tertinggi, Apa Kabar Rupiah?

Dolar Singapura (SGD) Cetak Rekor Kurs Tertinggi, Apa Kabar Rupiah?

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 13:40 WIB

Rupiah Masih Kokoh Menguat Senin Pagi ke Level Rp 16.784

Rupiah Masih Kokoh Menguat Senin Pagi ke Level Rp 16.784

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 10:16 WIB

Daftar Website Freelance 2026 dengan Gaji Dolar

Daftar Website Freelance 2026 dengan Gaji Dolar

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 06:39 WIB

Terkini

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

×