Suara Denpasar - Jakarta International Stadium (JIS) menjadi sorotan hangat di tengah masyarakat Indonesia setelah FIFA menyetujuinya sebagai venue penyelenggaraan Piala Dunia U-17. Andi Sinulingga, mantan kader Partai Golkar, kesal dengan Erick Thohir hingga menudingnya sok pahlawan.
Dalam cuitannya di Twitter, Andi Sinulingga mengkonfrontasi pernyataan Erick Thohir terkait JIS dan renovasinya.
Menurut Andi, Erick Thohir pernah mengatakan bahwa jika FIFA mengunjungi stadion sebelum direnovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), maka JIS pasti akan ditolak sebagai venue Piala Dunia U-17.
”Kemarin erik tohir bilang kalau FIFA datang sebelum di renovasi sama menteri PUPR, maka JIS pasti ditolak untuk gelaran pildun U-17?,” kata Andi Sinulingga, dalam cuitannya melalui akun @AndiSinulingga di Twitter, Selasa, (8/8/2023).
Dengan sinis, ia juga mempertanyakan apakah yang sebenarnya direnovasi oleh pihak pemerintah.
“Apa pulalah yg kalian renovasi itu? renovasi rumput??” ujarnya.
Menurut Andi, tak ada renovasi yang dapat diatribusikan pada JIS, dan ia menambahkan bahwa hal ini diduga hanya membangun fasilitas-fasilitas yang sebelumnya belum terselesaikan, seperti sarana kereta api dan jembatan penghubung JIS ke Ancol.
“Tak ada juga yg dia renovasi, apalagi terkait isu bus pemain. Mereka hanya bangun hal2 yg memang belum selesai di bangun, seperti sarana kereta api, jembatan penghubung JIS ke Ancol, agar orang bisa parkir di ancol, lalu jalan kaki ke JIS, plus bebaskan lahan di timur JIS,” kata Andi (9/8/2023).
Dalam cuitannya, Andi Sinulingga juga mengkritik sikap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang pernah menganggap JIS tidak layak dan perlu direnovasi agar dapat digunakan.
Ia menyatakan bahwa Thohir ingin tampil sebagai pahlawan di atas pekerjaan orang lain, tanpa mempertimbangkan usaha dan perjuangan warga Jakarta yang telah membangun stadion megah tersebut selama puluhan tahun.
Andi mengakhiri cuitannya dengan menyebut rakyat Indonesia sebagai "rakyat cerdas" yang dapat melihat melampaui retorika dan tindakan yang tak konsisten.
“Stadion itu mimpi warga Jkt, puluhan thn orang susah payah utk membangunnya, sampai jadilah stadion megah bertaraf dunia itu. Lalu Erick Thohir bilang stadion itu tak layak & perlu direnovasi agar bisa digunakan, dia mau tampil seperti hero di atas pekerjaan orang lain. Rakyat cerdas bos,” tulis Andi.(/Rizal)