Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 06 Februari 2026 | 20:21 WIB
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan uji coba pengaliran air Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye di Kabupaten Aceh Utara pada 31 Januari 2026 pasca-bencana banjir Sumatera. Foto: Menteri PU Dody Hanggodo (kedua kiri) [Antara]
  • Kementerian PU menguji coba pengaliran air DI Jambo Aye, Aceh Utara, pada 31 Januari 2026 untuk menghidupkan pertanian pascabencana.
  • Bencana hidrometeorologi pada November 2025 merusak irigasi seluas 19.473 hektare yang bersumber dari Sungai Jambo Aye.
  • Pemulihan bertahap menargetkan 7.046 hektare irigasi berfungsi penuh pada akhir Maret 2026 guna jaga ketahanan pangan.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai menghidupkan pertanian di Aceh Utara pascabencana hidrometeorologi. Salah satu langkah yang ditempuh yakni melakukan uji coba pengaliran air Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye di Kabupaten Aceh Utara pada 31 Januari 2026.

Uji coba tersebut dilakukan sebagai bagian dari percepatan pemulihan layanan irigasi bagi lahan pertanian masyarakat yang sempat terhenti akibat bencana. Pemerintah menargetkan pemulihan irigasi bisa segera dirasakan petani agar aktivitas tanam tidak tertunda lebih lama.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, keberlanjutan layanan irigasi menjadi fokus utama kementeriannya, terutama di wilayah sentra produksi pangan. Menurut dia, fungsi irigasi memiliki kaitan langsung dengan ketahanan pangan dan penghidupan petani.

“Irigasi adalah tulang punggung pertanian. Begitu terjadi gangguan, harus segera cepat ditangani agar saluran kembali berfungsi,” kata Dody kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).

DI Jambo Aye yang berada di Kecamatan Langkahan diketahui memiliki luas layanan sekitar 19.473 hektare. Sumber air utama irigasi ini berasal dari Sungai Jambo Aye atau Arakundo yang selama ini menopang ribuan hektare sawah masyarakat.

Namun, operasional sistem irigasi tersebut sempat terhenti akibat bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025. Bencana itu menyebabkan kerusakan pada bangunan utama bendung, jaringan irigasi, serta sejumlah sarana dan prasarana pendukung.

Sejak masa tanggap darurat, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Aceh langsung melakukan penanganan awal. Langkah yang dilakukan antara lain pembersihan sedimen dan material banjir di bangunan bendung, kantong lumpur, serta saluran irigasi.

Upaya tersebut ditujukan untuk memulihkan kembali fungsi layanan air ke areal persawahan masyarakat. Setelah tahapan darurat, pemulihan dilanjutkan dengan uji coba pengaliran air pascabencana.

Dalam uji coba tersebut, air dialirkan melalui saluran primer BJA 0 hingga BJA 5 sepanjang kurang lebih 15 kilometer. Untuk mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan, Kementerian PU mengerahkan sembilan unit alat berat di sejumlah titik jaringan irigasi.

Pemulihan DI Jambo Aye dilakukan secara bertahap. Sub DI Panton Labu dengan luas layanan sekitar 2.700 hektare ditargetkan kembali beroperasi pada akhir Februari 2026.

Sementara itu, Sub DI Lhoksukon seluas sekitar 1.381 hektare, Sub DI Monsukon sekitar 590 hektare, dan Sub DI Arakundo sekitar 2.375 hektare ditargetkan dapat difungsionalkan pada akhir Maret 2026.

Dengan target tersebut, total luas areal irigasi yang diperkirakan kembali berfungsi hingga akhir Maret 2026 mencapai sekitar 7.046 hektare. Pemerintah berharap pemulihan ini dapat menjaga keberlanjutan aktivitas pertanian dan meningkatkan produktivitas lahan sawah.

Selain itu, percepatan pemulihan DI Jambo Aye diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat Aceh Utara di tengah proses pemulihan pascabencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh

Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:37 WIB

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:55 WIB

Kementerian PU Mulai Tambal Lubang Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pascabencana

Kementerian PU Mulai Tambal Lubang Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pascabencana

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:24 WIB

Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang

Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:22 WIB

Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam

Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB