Suara Denpasar – Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pulau Dewata Bali terkenal dengan pemandangannya yang memukau, banyak wisatawan yang terpikat untuk mengunjungi dua tempat ini.
Ketika wisatawan mengunjungi Bali maka mereka perlu mengunjungi Labuan Bajo di NTT, tentunya mereka akan memikirkan dimana mereka akan tinggal dan hotel menjadi salah satu pilihan tinggal sementara sembari menikmati liburan.
Namun tahukah kamu jika hotel-hotel yang sempat digunakan untuk lokasi Konferensi Tingkat Tinggi / KTT ASEAN sangat diminati para wisatawan di Bali dan NTT ini.
Mereka rela mengelontorkan uang demi tinggal di hotel tersebut, Nah kali ini kami akan memberikan rekomendasi hotel yang pernah menjadi lokasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN.
Menariknya lagi, hotel ini pernah didatangi pejabat hingga tamu-tamu penting yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Bali bahkan NTT.
Untuk segi pelayanan tentunya hotel ini patut diacungi jempol sehingga tak heran dipilih sebagai venue penginapan selama pelaksanaan KTT ASEAN tersebut.
Dikutip Suara Denpasar dari bandung.suara.com pada Jumat (11/8) ada tiga hotel yang kali ini kami bahas karena pernah dijadikan venue penginapan selama pelaksanaan KTT ASEAN.
1. The Patra Bali Resort and Villas
Hotel pertama yang menjadi venue pertemuan KTT ASEAN adalah The Patra Bali Resort and Villas yang berlokasi di kawasan Badung, Bali.
Diketahui jika sebelumnya bernama hotel Pertamina Cottage Denpasar. Hotel ini semakin berkembang dan kemudian berubah nama menjadi The Patra Bali Resort and Villas.
Pada tahun 1976, Hotel ini pernah menjadi bagian dari pertemuan KTT ASEAN yang pertama.
2. Ayodya Resort Bali
Hotel kedua yang menjadi venue pertemuan KTT ASEAN adalah Ayodya Resort Bali yang berlokasi di Nusa Dua, Bali.
Dulunya bernama Bali Hilton International Hotel. Kemudian berubah nama menjadi Ayodya Resort Bali.
Perubahan ini dimaksudkan karena lokasi hotel Ayodya Resort Bali berada di tepi pantai dengan pemandangan yang memukau.