Suara Denpasar – Usai Timnas Indonesia U-17 dikalahkan Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers, nama pelatih Bima Sakti kemudian menjadi sorotan penggemar sepak bola tanah air.
Ditengah ramainya isu tersebut, beredar kabar yang mengatakan bahwa Timnas Indonesia U-17 mendapatkan pelatih pengganti Bima Sakti.
Bahkan juga ada pertanyaan terkait Bima Sakti di Timnas Indonesia U-17 tersebut diganti atau mundur secara terhormat.
Kabar tersebut pertama disampaikan oleh channel YouTube bernama Footbal IDN - Timnas News dengan mengunggah video yang bertajuk:
“TIMNAS U17 GEGER HARI INI !! PENGGANTI BIMA SAKTI TIMNAS U17! MUNDUR SECARA TERHORMAT ATAU DIPECAT” judul video tersebut.
Selain itu, pada foto thumbnail juga diperlihatkan potret pelatih Bima Sakti dengan gambar panah yang seolah-olah ia mengatakan mundur dari Timnas Indonesia U-19.
Selain itu, ada pula narasi yang ditulis di sisi bawah foto thumbnail yang berbunyi: “MENGEJUTKAN DAN BAHAGIA TIMNAS U17 MUNDUR DENGAN CARA TERHORMAT,”
Video yang diunggah 19 jam yang lalu itu sudah ditonton sebanyak 3,7 ribu penayangan. Lantas, apakah benar berita yang mengklaim Timnas Indonesia U-17 mendapatkan pelatih pengganti Bima Sakti tersebut?
CEK FAKTA:
Setelah dilakukan penelurusan, video yang berdurasi 5 menit 9 detik tersebut tidak memberikan pernyataan resmi atau bukti valid terkait digantinya pelatih pelatih Bima Sakti.
Alih-alih memberikan bukti yang valid, narator dalam video tersebut hanya membahas kelayakan Fakhri Husaini menjadi pengganti pelatih Bima Sakti di Timnas Indonesia U-19.
Selain itu, narator dalam video tersebut juga membahas prestasi Fakhri Husaini yang hampir lolos membawa Timnas Indonesia U-19 lewat jalur prestasi.
Hingga akhir video, tidak ditemukan bukti valid atau pernyataan resmi dari Bima Sakti yang diklaim mundur dari Timnas Indonesia U-19.
Selain itu, foto Bima Sakti dengan tulisan “Saya mundur” tersebut juga merupakan sebuah editan sebagai pendukung klaim video tersebut.
Kesimpulan
Jadi, klaim berita yang mengatakan bahwa Bima Sakti mundur menjadi pelatih Timnas Indonesia U-19 sebagaimana klaim dari channel YouTube tersebut adalah bohong alias hoax. Pemilik konten sengaja membuat isu demi kepentingan komersial. (*/Dinda)