Suara Denpasar – Persebaya Surabaya berhasil menekuk tamunya Persita Tangerang dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2023/2024.
Meski tak didampingi, Aji Santoso namun klub berjuluk Bajol Ijo tersebut sukses raih 2 kemenangan secara berturut-turut. Dengan begitu, Persebaya berhasil mengumpulkan 6 poin dari 2 pertandingan terakhir.
Dilansir dari YouTube Official Persebaya, caretaker Uston Nawawi mengungkapkan 2 kemenangan bajol ijo secara berturut-turut membuat mental para pemain mulai bangkit.
Selain itu, kemenangan saat menjamu Persita Tangerang menjadi kemenangan pertama bagi Persebaya saat bermain di kandang.
“Alhamdulilah, yang pertama kita bisa mengangkat mental pemain lewat kemenangan ini. Seperti yang saya bilang ke Tim kita itu bukan bisa menang, tapi mau menang atau tidak,” jelas Uston Nawawi.
Sementara itu, dilansir dari laman Antara Jatim, Manajer Persebaya Yahya Alkatiri akan segera mengumumkan nama pelatih yang disinyalir telah mengerucut.
“Pelatih baru itu jelas sudah ada pilihan dan sudah mengerucut di beberapa nama,” terangnya.
Meski mengaku sudah mengerucut ke beberapa nama, namun Yahya Alkatiri enggan menyebutkan siapa sosok pelatih anyar Persebaya tersebut.
“Kita tunggu pengumuman dari official saja ya yang pastinya. Segera akan diumumkan oleh official,” lanjutnya.
Meski belum mengumumkan nama baru yang akan menahkodai Persebaya, namun pihak managemen telah berusaha memenuhi keinginan sang pelatih. Termasuk mendatangkan performance analyst Rochmat Setiawan.
Kehadiran Rochmat Setiawan akan sangat dibutuhkan bagi pelatih, lantaran akan mengambil data-data Analisa para pemain termasuk pemain lawan.
“Jadi waktunya menata ulang semua, siapapun nanti pelatihnya kelak, departemen analisis ini semuanya akan berfungsi,” imbuh Yahya.
Seperti diketahui, setelah mendulang hasil negatif di hampir 6 pekan Liga 1, managemen Persebaya memutuskan untuk mengistirahatkan Aji Santoso dari kursi pelatih.
Selain Aji Santoso 2 asisten pelatih Bejo Sugiantoro dan Mustaqim juga diistirahatkan oleh managemen untuk sementara waktu. (*/Ana AP)