Suara Denpasar - Proses pemilihan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai salah satu venue dan tempat opening Piala Dunia U-17 menimbulkan banyak polemik, termasuk akhirnya dikaitkan dengan kepentingan politik,
Salah satunya dengan urusan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang berhubungan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebagaimana diketahui, Anies Baswedan merupakan salah satu gubernur yang turut membangun Jakarta International Stadium (JIS).
Sebuah kabar menyebut, pembukaan Piala Dunia U-17 di Jakarta International Stadium (JIS) nantinya tak boleh terlalu spektakuler. Hal itu karena terdapat pihak yang takut Anies Baswedan akan semakin tenar.
Kabar tersebut diunggah oleh channel Hodari Podcast Rakyat pada 12 Agustus 2023. Video yang diunggah dengan judul 'TAKUT ANIES SEMAKIN TENAR...!! PEMBUKAAN PIALA DUNIA U-17 DI JIS TAK BOLEH TERLALU SPEKTAKULER!' tersebut telah meraih 3.896 penonton.
Benarkah kabar tersebut?
CEK FAKTA
Jakarta International Stadium (JIS) telah ditunjuk sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17. Pemilik video tersebut mengklaim, Menpora RI Dito Ariotedjo mengatakan, pembukaan event akbar tersebut nantinya tak boleh terlalu spektakuler.
Setelah ditelusuri, pernyataan Menpora RI Dito Ariotedjo mengenai Jakarta International Stadium (JIS) tersebut memang benar adanya. Namun konteks aslinya bukan karena takut Anies Baswedan semakin tenar.
Penyebab sebenarnya adalah karena FIFA memiliki aturan seremoni sendiri mengenai opening turnamen junior yang tak perlu sebesar Piala Dunia senior.
"Tadi Pak Ketua PSSI [Erick Thohir] menyampaikan karena ini U-17 maka ada aturan dari FIFA bahwa tidak boleh terlalu spektakuler. Jadi ada aturan tersendiri setiap level baik di Piala Dunia U-17, U-20 dan senior,"kata Menpora di kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (9/8/2023).
Oleh sebab itu, klaim yang dikatakan video mengenai ketakutan Anies Baswedan akan semakin tenar karena opening di Jakarta International Stadium (JIS) yang spektakuler adalah hal yang salah. Dapat simpulkan video itu merupakan hoax. (*/Dinda)