Suara Denpasar – Persija Jakarta harus puas menerima satu poin saat menjamu Arema FC pada pekan ke-9 BRI Liga 1 2023-2024, Minggu (20/8/2023) sore kemarin.
Bertindak sebagai tuan rumah dan mendapat dukungan penuh dari suporter yang hadir di tribun Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Persija hanya bisa mengakhiri laga dengan skor imbang 2-2.
Atas hasil yang kurang memuaskan saat melawan Arema FC itu. Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll menyebut kartu merah yang diterima bek Persija, Firza Andika merubah skenario merebut tiga poin dari lawan.
Seperti diketahui Firza Andika mendapat hukuman kartu kuning kedua yang membuatnya diganjar kartu merah pada menit ke-57. Setelah melanggar pemain Arema FC, Achmad Maulana Syarif.
“Seusai insiden Firza (Andika) semuanya jadi berubah. Seharusnya dia bisa bermain lebih tenang karena tadi sebenarnya Akbar (Arjunsyah) bisa menghalau pemain lawan,” ungkap Thomas Doll dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub,Senin (21/8/2023).
“Kartu merah itu membuat kondisi tim tidak menguntungkan,” sambungnya.
Persija unggul lebih dulu pada menit ke-24 melalui gol Maciej Gajos. Kemudian Arema FC berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-38 melalui sontekan Gustavo Almeida.
Sebelum akhirnya menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 2-1 setelah Hanif Sjahbandi mencetak gol di menit 45+3.
Kelengahan di menit-menit akhir dimanfaatkan Arema FC untuk mencetak gol penyama kedudukan untuk memaksakan hasil imbang melalui gol kedua Gustavo Almeida yang membuat laga berakhir dengan skor 2-2.
Thomas Doll mengakui skema permainan timnya berubah semenjak kalah jumlah pemain dari Arema FC.
“Permainan kami banyak risiko hari ini mendapat banyak serangan balik dan sering kehilangan bola. Padahal kami sudah membahasnya sebelum laga,” jelas juru taktik asal Jerman itu. (*/Rizal)