Suara Denpasar – Kiper sekaligus kapten Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa meminta maaf atas keputusan salah yang ia ambil saat laga Persija vs Arema FC pada pekan ke-9 BRI Liga 1 2023-2024, Minggu (20/8/2023).
Pada laga yang dihelat di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi itu. Andritany beberapa kali melakukan blunder saat berupaya menghalau pergerakan striker Arema FC, Gustavo Almeida.
Kesalahan fatal adalah ketika Andritany yang memutuskan naik meninggalkan gawangnya gagal mengantisipasi pergerakan Gustavo Almeida di menit ke-38 .
Dengan leluasa penyerang asal Brasil itu menyarangkan bola ke gawang Persija yang sudah kosong sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Setelah Persija unggul lebih dulu di menit ke-24 melalui gol Maciej Gajos.
“Dia atas lapangan, semua itu bisa terjadi. Siapa pun bisa salah termasuk saya. Tapi dengan apa yang saya lakukan, saya selalu memberikan yang terbaik untuk tim,” ujar Andritany dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Senin (21/8/2023).
“Jadi saya tidak pernah menyesal. Ke depan itu akan menjadi pembelajaran,” tegas pemain yang akrab disapa Bagol.
Persija sejatinya sempat unggul 2-1 setelah Hanif Sjahbandi mencetak gol di menit ke-45+3.
Tetapi Arema FC berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-88 melalui gol kedua Gustavo Almeida usai melakukan pergerakan satu dua dengan Greg Nwokolo dan menutup laga dengan skor 2-2.
Andritany bertekad membawa Persija bangkit di laga berikutnya melawan Dewa United.
“Liga ini panjang kami baru bermain di game ke delapan dan masih banyak game ke depannya. Tentu target kami adalah bisa masuk ke play off dan ini masih panjang sekali,” ungkap Andritany.
“Bola ini bukan lari 100 meter, ini adalah maraton yang harus konsisten,” tegasnya. (*/Rizal)