Suara Denpasar - Niluh Djelantik menjadi satu-satunya perempuan yang ikut berkontestasi pada Pemilu 2024.
Pengusaha sekaligus influencer itu akan bertarung melawan 16 laki-laki untuk memperebutkan 4 kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Bali.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan, sebagai penyelenggara pihaknya memang berharap banyak perempuan yang akan berpartisipasi dalam perebutan kursi DPD RI dan Legislatif baik di pusat maupun di daerah.
Namun faktanya, calon DPD RI Provin Bali hanya satu orang yaitu Niluh Djelantik. Hal itu dianggapnya sah-sah saja karena tidak ada regulasi 30 persen keterwalikan perempuan dalam pemilihan DPD RI.
"Iya kalau saya berpandangan bahwa DPD ini kan sudah diumumkan, sudah dibuka. Kalau memang gak ada yang mendaftar bagaimana kita bisa," terang Lidartawan saat ditemui di Kantor KPU Bali, Senin (21/8/2023).
"Jadi memang aturannya yang ada itu hanya ada di legislatif, DPR RI, DPR Provinsi dan DPR Kabupaten/kota yang mengenal istilahnya afirmatif 30 persen itu. Di DPD gak ada ketentuan yang mengharuskan 30 persen (perempuan). Jadi sah-sah saja berapapun itu silahkan," sambung Lidartawan.
Sebelumnya Niluh Djelantik sempat memposting hasil daftar calon sementara (DCS) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Bali di media sosial Instagram miliknya.
Dalam postingannya tersebut Niluh Djelantik mengatakan dia satu-satunya perempuan yang akan bertarung melawan 16 laki-laki.
"17 Calon. 16 lelaki. 1 perempuan. Gaskan kesayangan," tulis Niluh dalam unggahannya yang berisi foto para calon anggota DPD. (*/Dinda)
Baca Juga: Fix Nyalon! Niluh Djelantik Janjikan Bangun SMK Gratis Jika Jadi Anggota DPD RI