Suara Denpasar - The Stones Legian, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, adalah salah satu hotel bintang lima yang terletak di Jalan Raya Pantai Kuta, Banjar Legian Kelod, Legian, yang menjadi salah satu rujukan wisatawan saat berlibur di Bali.
Maklum, fasilitas yang disediakan hotel mewah ini terbilang begitu legnkap dan strategis. Lokasinya tak jauh dari Pantai Kuta dan juga Beachwalk Shopping Center, serta Poppies Lane.
Tak salah, selain lokasi strategis dan fasilitas yang komplit khas hotel mewah. Beragam inovasi juga terus dilakukan manajemen hotel guna memaksimalkan pelayanan kepada para tamu.
Tentu, ujungnya dengan pelayanan terbaik lama waktu tinggal tamu hotel akan bertambah. "Saat pandemi, kami hanya buka 50 kamar.
Setelah kami dengar sudah ada penambahan pengunjung dan pembukaan (Bali) serta pandemi akan berakhir. Renovasi hotel kami lakukan," kata Franklin Manopo, Assistant Director Of Food And Beverage · The Stones Hotel Legian kepada awak media, Jumat (25/8/2023).
Mengusung konsep "exactly nothing else" atau tidak ditemukan di tempat lain. The Stones Hotel Legian melakukan beragam program. Dari penambahan jam happy hour dari Pukul 12.00 sampai dengan 18.00.
"Kalau ada tamu datang jam 12 siang. Ada bagi-bagi es krim, buah, dan lainnya," terangnya. Bukan hanya itu, dalam setiap programnya, The Stones Hotel Legian juga berupaya untuk terus mempromosikan Bali.
Bukan hanya dari seni budaya, tapi juga mengenalkan arak Bali kepada para pengunjung. "Kami ada wellcome drink berupa tester arak Bali kepada pengunjung. Ini juga mendukung program Gubernur Bali ya," sebutnya. Selain itu, setiap hari ada beragam program menarik yang ditawarkan kepada tamu hotel.
Rinciannya pada Hari Senin ada wellcome dance balines; Selasa sexophone: Rabu perkusian, jimbe dengan fire dance; setiap Kamis akan ditampilkan tari kecak.
Baca Juga: Ketua DPRD Bali Pastikan Pj Gubernur Bali adalah Putra Bali
"Jumat selain fire dance kita juga hadirkan Jimbaran Seafood Barbeque. Tujuannya, untuk memberikan suasana kuliner khas Bali ala Jimbaran. Di mana, terkadang tamu tidak sempat atau malas ke Jimbaran karena jaraknya lumayan jauh dan macet.
Sebagai bentuk pelayanan maksimal terhadap konsumen, maka The Stones Hotel Legian pun membawa eksperimen Jimbaran.
Hasilnya? Ternyata sambutan tamu hotel begitu antusias dan menikmati beragam kuliner seafood ala Bali tersebut. "Selain dari tamu hotel, ada juga dari luar atau reguler yang menikmati suasana makan seafood ala Jimbaran," terangnya.
Kini, seiring jumlah kunjungan yang terus membaik. The Stones Hotel Legian membuka seluruh kamar yang ada. Yakni, berjumlah 307 kamar.
Kamar-kamar tersebut tentu masih terlihat kinclong karena baru saja selesai di renovasi. "Rate kamar di atas Rp 2 juta sekarang. Tamu datang dari berbagai negara termasuk juga wisatawan lokal (Nusantara).
Kami juga ada tempat MICE yang besar dan sering digelar corporate gathering, arisan, dan juga ulang tahun," pungkasnya sedikit berpromosi. ***