KEKAL, FRONTIER, WALHI Contohkan Sameton Surya, Tolak Interkonektivitas TAGP

Suara Denpasar

Sabtu, 26 Agustus 2023 | 10:29 WIB
KEKAL, FRONTIER, WALHI Contohkan Sameton Surya, Tolak Interkonektivitas TAGP
Divisi Advokasi KEKAL (Komite Kerja Advokasi Lingkungan Hidup) Bali Made Juli Untung Pratama (tengah) (istimewa)

Suara Denpasar - Tiga lembaga swadaya masyarakat yang konsens akan persoalan lingkungan. Yakni KEKAL, FRONTIER, dan WALHI mendorong pengembangan energi berbasis sumber yang tidak merusak alam. Dan, Bali memiliki itu semua. Bahkan, di antaranya sudah jalan lewat koloborasi beberapa perusahaan. 

Divisi Advokasi KEKAL (Komite Kerja Advokasi Lingkungan Hidup) Bali Made Juli Untung Pratama S.H M.kn,, menyebutkan salah satu peraturan yang ada di dalam Perda No. 9 Tahun 2020 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED)  Provinsi Bali Tahun 2020-2050 dalam lampiran  II halaman 1 dicatat bahwa Bali memiliki potensi Energi Bersih dan berkelanjutan sebagai berikut. 

Seperti Potensi Panas Bumi: 262 MW, Potensi Mini/Mikro Hidro: 15 MW, Potensi Bioenergi: 191,6 MW, Potensi Surya: 1.254 MW, Potensi Angin: 1.019 MW, Potensi Air: 208 MW, dan Potensi Laut: 320 MW.  

Sudah seharusnya menjadi prioritas untuk dilakukan mengingat komitmen capaian penurunan emisi (Net Zero Emission) di tahun 2060 nanti.

“Semestinya dokumen dan praktik-praktik baik di wilayah Bali menjadi pijakan Pemprov Bali dalam melaksanakan praktik Transisi Energi yang hari ini marak diperbincangkan dan dilakukan baik di level Nasional dan Regional bahkan memamerkannya di acara Internasional seperti The ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM-41),” papar Untung Pratama.

Lebih lanjut Made KrisnaBokis” Dinata SP.d direktur WALHI Bali menjelaskan saat ini, sudah ada beberapa praktik-praktik baik transisi energi di Bali. Praktik transisi energi yang berkelanjutan haruslah didukung oleh pemerintah Provinsi Bali.

Misalnya, yang dilakukan oleh PT Panji Muara Raya (PMR) sebuah perusahaan yang bergerak di bidang energi  dengan membangun Pembangkit Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di  Sungai Muara, Desa Sambangan, Kabupaten Buleleng, Bali. 

Tercatat bahwa PLTMH ini dapat menghasilkan energi listrik sebesar 2 Megawatt, yang dapat dimanfaatkan sekitar 2.000 KK di wilayah tersebut, dengan estimasi penggunaan sebesar 1000 Watt setiap rumah.

Selain itu, PLTMH dinilai ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar bensin, solar atau gas yang ujung-ujungnya sebenarnya dapat menimbulkan efek buruk pada alam.  

baca juga

“Pembangkit berkapasitas 2x700 kilowatt (KW) tersebut telah beroperasi sejak 2016 yang dimana PLTMH ini tak hanya berfungsi sebagai penyedia Tenaga Listrik di bagian utara saja, tetapi juga berfungsi sebagai showcase (percontohan) solusi energi  terbarukan di Bali," ungkapnya.

Selanjutnya Anak-Agung Gede Surya Sentana selaku Sekjend FRONTIER (Front Demokrasi Perjuangan Rakyat) Bali juga mengungkapkap contoh lain dari praktik transisi energi. Contoh lainnya adalah kolaborasi antara PT. Supraco Multi Sarana  (SMS)  dengan salah satu BUMD di Bali yang bergerak dalam bisnis Energi Terbarukan  yakni PD.

Bhukti Mukti Bhakti Kabupaten Bangli (BMB) dengan meluncurkan Brand “Sameton Surya” yang dalam Bahasa Indonesia “Saudara Surya” untuk mempercepat pengembangan pemanfaatan energi surya di Provinsi Bali  khususnya di Kabupaten Bangli. 

“Praktik transisi energi seperti ini  tentu saja merupakan praktik pengembangan sumber energi berbasis sumber yang ramah lingkungan serta sejalan dengan Perda 9/2020 tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Bali.

Kerjasama yang menunjukkan usaha Bali untuk memanfaatkan energi berbasis sumber yang baik bagi komunitas dan lingkungan hidup sangat layak dijadikan showcase kita," pungkasnya.

Sebagai informasi, Menteri Energi dari berbagai negara di Asia Tenggara atau ASEAN tengah berkumpul di Nusa Dua, Bali pada 24-25 Agustus 2023 dalam rangka menghadiri 41st ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) untuk membahas isu ketahanan energi ASEAN.

Dilansir bahwa Menteri ESDM menyatakan tiga pilar energi yang hendak dicapai negara-negara ASEAN melalui pertemuan ini yaitu keberlanjutan, keamanan, dan interkonektivitas.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Indonesia akan mendorong gagasan peningkatan interkonektivitas pasokan energi di ASEAN melalui Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP) dan ASEAN Power Grid (APG).

Meskipun perhelatan ini disebut untuk menegaskan kembali komitmen ASEAN untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi yang adil dan inklusif di regional ASEAN, pilihan dorongan untuk memajukan Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP) dalam pertemuan ini jelas menjadi hal yang ironis.

Fanny Tri Jambore Manajer Kampanye Tambang dan Energi WALHI Eksekutif Nasional menyatakan bahwa rencana perluasan infrastruktur gas dan LNG saat ini justru akan meningkatkan emisi pada tingkat yang berbahaya.

Hasil penelitian C40, misalnya telah menunjukkan penggunaan gas fosil untuk pembangkit listrik, pemanas pada gedung, dan industri memberikan kontribusi kematian dini yang hampir sama dengan penggunaan batu bara di 96 kota di seluruh dunia pada tahun 2020.

“Komponen terbesar dari gas fosil adalah metana, gas rumah kaca terkuat kedua setelah karbon dioksida dalam hal seberapa besar kontribusinya terhadap pemanasan global,” tutup dia. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPRD Bali Pastikan Pj Gubernur Bali adalah Putra Bali

Ketua DPRD Bali Pastikan Pj Gubernur Bali adalah Putra Bali

Denpasar | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 16:54 WIB

Terkini

Perbedaan Body Mist dan Body Cologne  Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya

Perbedaan Body Mist dan Body Cologne Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:05 WIB

Winger Bosnia Luka Menalo Dikabarkan Segera Gabung Persib Bandung

Winger Bosnia Luka Menalo Dikabarkan Segera Gabung Persib Bandung

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 13:04 WIB

Persib Selangkah Lagi Dapatkan Eks Timnas Bosnia, Diklaim Sudah Teken Kontrak 2 Tahun

Persib Selangkah Lagi Dapatkan Eks Timnas Bosnia, Diklaim Sudah Teken Kontrak 2 Tahun

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 13:04 WIB

HP 5G Murah Anyar, iQOO Z11i Bakal Usung Baterai Jumbo dan Chip Snapdragon

HP 5G Murah Anyar, iQOO Z11i Bakal Usung Baterai Jumbo dan Chip Snapdragon

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 13:03 WIB

6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh

6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 13:01 WIB

2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna

2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:01 WIB

Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri

Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 13:00 WIB

75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Sulsel | Senin, 22 Juni 2026 | 12:59 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB