Suara Denpasar - Meskipun gagal membawa kemenangan saat menghadapi Arema FC, Aji Santoso tidak disalahkan oleh para pendukung Persikabo 1973.
Tak seperti kebanyakan pelatih yang ketika tim asuhannya gagal menang lantas disalahkan para pendukung klubnya, Aji Santoso justru mendapat pembelaan dari Kabomania (sebutan suporter Persikabo).
Sebagaimana diketahui, pertandingan antara Arema FC vs Persikabo yang diselenggarakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (28/8/2023) pukul 15.00 WIB berakhir dengan skor tipis 1-0.
Meskipun hanya 1 gol yang diciptakan Arema FC via Dedik Setiawan, namun hasil ini menjadi angin segar bagi skuad Singo Edan yang baru saja mendulang kemenangan usai selalu kalah berturut-turut di musim ini.
Kini, Kabomania menyebut bahwa kegagalan Persikabo dalam laga tandang ke markas Arema FC di pekan kesepuluh BRI Liga 1 itu bukan merupakan kesalahan Aji Santoso, melainkan diakibatkan oleh para pemainnya sendiri.
Mereka menilai materi pemain yang kurang dan performa tim yang terlihat loyo saat bermain di kandang Arema FC menjadi penyebab utama kekalahan Persikabo sore kemarin.
Adapun beberapa penilaian itu dilayangkan Kabomania dalam kolom komentar unggahan terakhir di akun Instagram @officialpersikabo.
"Bukan di pelatih permasalahan tim ini, materi pemain yang kurang coach Aji pun pusing," kata akun @_putrafadillah menilai penyebab kekalahan terletak pada pemain.
"Coba deh mainnya semangat pakai hati jangan loyo mulu. Biar taktiknya bisa berkembang. Mau ganti pelatih bagus sekalipun juga komposisi pemainnya seperti itu, sepertinya sulit untuk menang terus. Kalau ga kalah seri, kalau menang ya berarti lagi keberuntungan," kata akun @didisuprihatin.
"Wkwkwkwkwk udah ane bilang di postingan minggu lalu, mau siapa aja pelatihnya, kalo komposisi pemainnya terus seperti ini, gak akan pernah bisa buat menang, sekalipun menang, pasti kebetulan," tulis akun @imuuel_maxquer022 turut mengungkap hal yang sama seperti komentar sebelumnya.
Tak hanya menilai para pemain yang buruk, Kabomania juga memberikan beberapa saran kepada pihak manajemen Persikabo untuk kembali melakukan perombakan tim di putaran kedua BRI Liga 1 musim ini agar tidak terdegradasi ke liga 2.
"Putaran kedua pemain asing seperti Rafael, Kaishu, Mendi di-out aja gak banyak kontribusinya. Dan untuk pemain lokalnya sama yang kurang kontribusi dan gak ada juang semangat untuk menang mending di-out juga. Ganti pemain muda yang berkualitas mulai dari asing dan pemain lokalnya. Hayu atuh hudang. Jangan sampai balik lagi ke liga 2," kata @didisuprihatin menyarankan. (*)