Suara Denpasar - Timnas Indonesia U-17 akan melakoni laga uji coba melawan Timnas Korsel U-17 di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/8/2023) malam. Akan tetapi, netizen memandang sebelah mata atau menganggap remeh pasukan Bima Sakti tersebut.
Proses seleksi pemain Timnas Indonesia U-17 yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 pada November-Desember 2023 mendatang menjadi penyebabnya.
Banyak pecinta sepak bola tanah air yang menyayangkan pencoretan sejumlah pemain diaspora atau pemain muda yang menimba ilmu sepak bola di luar negeri.
Hal ini membuat fans Timnas menilai pelatih Timnas U-17, Bima Sakti, seolah-olah mengutamakan pemain lokal yang bermain di Indonesia, ketimbang mereka yang menimba di akademi atau klub luar negeri.
Salah satu contohnya adalah dicoretnya Althaf Khan, pemain yang saat ini bermain di Amerika Serikat. Setelah dicoret Bima Sakti, Althaf Khan yang sempat menimba ilmu sepak bola di akademi Barcelona ini mendapat beasiswa belajar sepak bola di klub Schalke 04 di Jerman.
Akun resmi Instagram Timnas Indonesia @timnas.indonesia sudah mengumumkan rencana laga Timnas U-17 melawan Korsel U17 yang akan berlangsung Rabu (30/8/2023).
"H-2 jelang International Friendly Match U-17: Indonesia vs Korea Selatan Sudah siap dukung aksi Garuda Muda?," tulis Timnas Indonesia, Senin (28/8/2023).
Akan tetapi, sebagian besar netizen dalam kolom komentar malah memberikan pesan negatif terhadap laga ini. Mereka pesimistis Arkhan Kaka dkk bisa meladeni Korsel U17. Bahkan, memprediksi Timnas U-17 jadi sarang gol.
"Waduh keknya pada antusias nunggu FMD (fifa matchday lawan Turkmenistan, red) sama (kualifikasi) AFC U23 dibanding ini ya," tulis @r1nisjes
"Udah gak ada gairah buat lihat u17. Percuma," kata @zein_adnan27
"Sekelas akademi Barcelona aja dicoret, jangan ngarep menang lawan Korea Selatan, apalagi bisa bicara banyak di fase grup," lanjut @prasetyadenniss
"Malesss nontonnya soalnya pelatihnya guru penjas, gak bisa bedain pemain Pro sama pemain Tarkam. Rotasi pemain aja gak bisa, pemainnya yg itu-itu mulu ya kebaca lah ama lawannya," tandas @theonlyss110
"Banyak pemain Academy Eropa yang dicoret karena diduga banyak pemain titipan," tandas @aldo_bima24
"Dikasih gratis tiketnya gua juga ogah nonton lokal pret,tapi gak bakal ada tiket gratis sih," ujar @_te__01
"PemainSSB eropa aja tersingkir apalagi cuman lawan pemain SSB korsel? Siap bantai 7-0!!!!" tandas @abroadnesia.
Terlepas adanya tanggapan miring dari netizen, Bima Sakti sempat menukangi Timnas U-16 dan membawa juara Piala AFF U-16 tahun 2022 lalu. Namun, dalam kualifikasi Piala Asia U-17, Timnas Indonesia U-17 gagal masuk putaran final karena hanya runner-up.
Dalam kualifikaasi Piala Asia U17, tim asuhan Bima Sakti itu sempat superior dalam tiga pertandingan awal di Grup B. Yakni menghancurkan Guam dengan skor 14-0, kemudian mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) 3-2, dan mengandaskan Palestina dengan skor 2-0. Namun kalah telak dari Malaysia dengan skor 1-5. (*)