Suara Denpasar - Rumput di Jakarta International Stadium (JIS) akhirnya mulai dibongkar agar sesuai dengan standar yang telah direkomendasikan FIFA.
Penggantian rumput JIS itu dikerjakan demi menuntaskan persiapan menuju pagelaran Piala Dunia U-17 yang berlangsung 10 November-2 Desember 2023.
Penggantian rumput di JIS itu pun kini dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo atau Jakpro dengan menggunakan dana perusahaan.
"Rumput lapangan JIS diganti total dengan rumput baru sesuai dengan standar FIFA," kata Tenaga Ahli Jakpro Wisnu Wardhana dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (29/8/2023) sebagaimana dilansir dari Antara News.
Proses penggantian rumput ini lantas beredar melalui sebuah video yang dibagikan akun pengulas sepak bola Indonesia lewat cuitan akun Twitter-nya.
"Salah satu venue Piala Dunia U-17, Jakarta International Stadium, sedang melakukan pembongkaran rumput. JakPro membongkar rumput JIS sesuai dengan rekomendasi FIFA," cuit akun Twitter @indosupporter dalam keterangannya.
Dalam unggahannya itu, terlihat bagaimana proses pembongkaran dilakukan oleh tiga orang dari tim JakPro hanya dengan cara digulung manual menggunakan tangan.
Hal ini pun lantas membuat sejumlah warganet merasa salah fokus. Banyak dari mereka yang kini mempertanyakan keprofesionalan tim yang menangani rumput JIS.
Pasalnya, mereka heran rumput yang seharusnya dikerjakan secara profesional dengan alat yang lebih canggih, justru malah dilakukan secara sederhana dan nampak asal-asalan. Belum lagi, pengerjaannya pun hanya digarap 3 orang, padahal di dalam video tersebut banyak orang yang berada di sekitar lapangan.
Baca Juga: Usai Pelatih Baru Persebaya Surabaya Tiba, Coach Uston Nawawi Bakal Tangani Dua Jabatan Ini?
"Yang gulung rumput 3 orang, yang nonton 20 orang," kata @oshinyil membalas cuitan akun @indosupporter lewat kolom komentar unggahan tersebut.
"3 orang itu masa iya gulung dari ujung ke ujung," tambah akun @Soegijo_ ikut merasa salah fokus dengan proses pengerjaannya.
"Cuma aku, apa mereka emang terlihat kurang profesional dan capable buat ngerjainnya," kata akun @nopalyanglain berpendapat.
"Kirain begini (menambahkan foto pembongkaran rumput dengan mesin), kalo gulung manual kayak di atas, berapa lama tuh 1 stadiun?" tulis akun @kocakluh2018 turut menyikapi hal yang menunjukkan ketidakprofesionalan mereka dalam menangani rumput.
"Emang gak ada mesin penggulung rumput?" tambah akun @masmasmadrid.
"Emang masi pake tangan ya???," cuit akun @fuadabrar_ keheranan.