Suara Denpasar - Muhammad Ragil, striker Timnas Indonesia U23 dalam Piala AFF U-23 di Thailand harus tersingkir dalam kualifikasi Piala Asia U23. Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong mencoret striker Bhayangkara FC itu. Shin lebih memilih penyerang berusia 19 tahun.
Pulang dari Piala AFF U-23 yang hanya meraih runner up, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong langsung kerja keras lagi. Dia harus menyiapkan dua tim untuk berlaga di kualifikasi Piala Asia U-23 dan timnas senior untuk menjalani FIFA Matchday melawan Turkmenistan.
Kualifikasi Piala Asia U-23 akan berlangsung mulai tanggal 6 September 2023. Namun, Timnas Indonesia U-23 baru mulai berlaga pada 9 September melawan Cina Taipei U23 dan pada 12 September melawan Turkmenistan U23. Kedua pertandingan digelar di Stadion Manahan, Solo.
Sedangkan FMD lawan Turkmenistan yang dilakoni Timnas senior akan berlangsung sehari sebelumnya, yakni pada 8 September 2023 di Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Khusus Kualifikasi Piala Asia U-23, Shin Tae-yong sudah memanggil 27 pemain bawah usia 23 tahun. Yang menarik, tidak semua penggawa Timnas Indonesia U23 yang berlaga di Piala AFF U-23 tidak masuk dalam barisan pemain yang dibawa dalam melakoni kualifikasi Piala Asia.
Ajang Piala AFF U-23 layaknya ajang seleksi pemain yang pantas masuk dalam skuad kualifikasi Piala Asia U-23. Di antaranya yang tidak masuk daftar adalah Muhammad Ragil.
Pemain berusia 18 tahun dari Bhayangkara FC itu tidak ada dalam 27 nama pemain. Padahal, dalam Piala AFF U23 lalu, Ragil mendapat kesempatan main dalam empat laga. Namun dia melempem. Tidak melahirkan sebiji gol pun. Juga tak memberi assist atau umpan gol.
Untuk di barisan penyerang murni, Shin Tae-yong tetap mengandalkan Ramadhan Sananta yang menjadi salah satu top skor di SEA Games 2023 lalu dengan 5 gol, serta mencetak 2 gol dalam Piala AFF U-23 (sebetulnya 3 gol, yakni 1 gol saat adu penalti lawan Vietnam di laga final).
Di kompetisi reguler Liga 1, Ramadhan Sananta masih menjadi penyerang lokal yang paling berbahaya. Pada Liga 1 musim 2022/2023 dia menjadi penyerang lokal paling banyak mencetak gol dengan torehan 11 gol.
Sampai pekan ke-10 musim 2023/2024, pemain setinggi 1,82 meter ini sudah mencetak 4 gol untuk Persis Solo. Dia baru membela 7 pertandingan Persis Solo, karena harus memenuhi panggilan Timnas U23.
Mencoret Ragil, Shin Tae-yong punya penyerang baru. Dia memanggil wajah baru, wonderkid PSS Sleman, Hokky Caraka.
Penyerang berusia 19 tahun kelahiran Gunungkidul itu naik kelas di kelompok umur U-23. Pemain jebolan Garuda Select itu sebelumnya menjadi ujung tombak Timnas Indonesia U20 yang batal berlaga di Piala Dunia U20 karena Indonesia gagal jadi tuan rumah.
Di kompetisi Liga 1 musim ini, Hokky Caraka sudah mengemas 1 gol dan 1 assist. Pemain bertinggi 1,86 meter itu mulai mendapat tempat di skuad Super Elja, julukan PSS Sleman. Dalam 10 laga, hanya sekali di bangku cadangan.
![Hokky Caraka dipanggil Shin Tae-yong untuk masuk skuad Timnas U23 yang berlaga di kualifikasi Piala Asia U-23 [Instagram]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2023/08/29/1-snapinstaapp-331539238-729390005438285-7750992130787821360-n-1080.jpg)
Pelatih Shin Tae-yong menegaskan, target sudah ditetapkan, yakni lolos ke Piala Asia U-23 yang akan berlangsung di Qatar pada 2024. Dia mengatakan, secara teori peluang Indonesia untuk lolos ke Qatar sangat besar.
"Apalagi kita bermain di kandang sendiri. Mari kita bekerja keras untuk mewujudkan hal itu," jelas Shin Tae-yong.