Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Korea Selatan, Bima Sakti Jadi Bahan Cibiran

Suara Denpasar Suara.Com
Kamis, 31 Agustus 2023 | 10:00 WIB
Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Korea Selatan, Bima Sakti Jadi Bahan Cibiran
Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Korea Selatan, Bima Sakti Jadi Bahan Cibiran

Suara Denpasar - Pertandingan sengit antara Timnas Indonesia U-17 melawan Korea Selatan U-17 pada Rabu (30/8) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, berakhir dengan keunggulan tipis bagi Korea Selatan dengan skor 1-0. Kekalahan ini tidak hanya mengecewakan suporter, tetapi juga memicu berbagai komentar kritis terutama terhadap pelatih Bima Sakti.

Komentar-komentar pedas untuk Bima Sakti atas performa Timnas U-17 dari netizen di media sosial menggambarkan rasa kecewa mereka terhadap kinerja timnas.

“Jangan berharap banyak ama ne tim selagi bukan sty yang ngelatih,” ujar akun IG @rzkymuhammad95

“Mending cari coach dari luar negeri dari pada lokal prett yg gk punya tak tik,” ujar akunIG @nuy638_

“Pancene Tukiman harus OUT,main tanpa strategi.kek anak2 17tahun sparing fun fotball.mending nonton tarkam asli,” ujar akun IG @rendi.asiop.

Namun, di tengah berbagai kritik dan kekecewaan ini, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, justru memberi apresiasi positif terhadap pertandingan tersebut.

Meskipun Timnas Indonesia U-17 harus menelan kekalahan tipis, Erick Thohir melihat banyak hal positif dari penampilan timnya.

Erick memberikan apresiasi kepada pelatih Bima Sakti dan skuadnya yang mulai menunjukkan pola permainan yang terstruktur, meskipun berhadapan dengan lawan yang merupakan tim peringkat kedua di Asia.

Ketua PSSI ini berpendapat bahwa ada perbaikan yang signifikan dalam pola permainan Timnas U-17, terutama dalam hal koordinasi antara lini belakang, tengah, dan depan. Ia juga mengakui bahwa walaupun pertandingan masih berjalan beberapa pekan setelah masa latihan, peningkatan yang terlihat cukup menggembirakan.

Baca Juga: Kalah Tipis dari Korsel U17, Timnas Indonesia U17 Asuhan Bima Sakti Bungkam Nyinyiran Netizen

Dalam pandangannya, latihan yang lebih padat di masa mendatang, khususnya menjelang turnamen di Jerman, akan semakin memperkukuh permainan tim.

Erick juga tidak lupa memberikan catatan terkait konsentrasi tim U-17. Meskipun Indonesia mampu bertahan dengan imbang di babak pertama melawan tim ranking dua Asia, Erick mengingatkan bahwa fokus dalam permainan sepak bola harus dipertahankan selama 90 menit.

Pergantian pemain yang terkadang membuat tim kurang konsisten menjadi salah satu catatan yang diambil dari pertandingan ini. Terbukti, momen kelonggaran di pertahanan dimanfaatkan oleh Korea Selatan untuk mencetak gol dan bahkan mendapatkan penalti.

Erick Thohir menegaskan bahwa dalam kekalahan ini, Timnas Indonesia U-17 dan pelatih Bima Sakti mendapat banyak pelajaran berharga. Salah satunya adalah pentingnya mengurangi kesalahan sendiri dalam permainan. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI