Suara Denpasar - PSSI secara resmi sudah menolak permintaan Persebaya Surabaya untuk mematenkan posisi Uston Nawawi sebagai pelatih kepala skuad Bajul Ijo.
Penolakan itu bahkan disampaikan secara langsung oleh PSSI melalui surat resmi yang dikirim pada 30 Agustus lalu. Namun baru diterima Persebaya pada Rabu, 6 September 2023.
"Dengan ini kami sampaikan bahwa permohonan pengesahan Sdr Uston Nawawi sebagai pelatih kepala klub Persebaya belum dapat disetujui," tulis PSSI dalam surat yang diteken Sekjen PSSI Yunus Nusi sebagaimana dilansir dari Metro.suara.com, Kamis (7/9/2023).
Dengan adanya surat ini, dipastikan Uston Nawawi tidak akan lagi melatih Persebaya Surabaya di laga kontra Madura United pada 17 September mendatang.
Bahkan, jika persebaya tetap kukuh menggunakan jasa Uston, maka tim berjuluk Bajul Ijo itu bakal dikenakan denda Rp100 juta.
Penolakan Uston Nawawo yang disampaikan PSSI ini tak luput dari sorotan para pendukung Persebaya yakni Bonek.
Tak sedikit dari mereka yang jengkel dengan pihak manajemen yang tetap ngeyel mempermanenkan Uston Nawawi usai berhasil membawa lima kemenangan tanpa kalah, tapi malah mengabaikan regulasi PSSI.
"Jelas-jelas aturan e gak oleh sek ngengkel aeee yah Yahya," kata akun @staygreen1927 dilansir dari komentar unggahan Instagram @bonek.pedia
"Senengane coba-coba, kalau sudah tau aturannya ya angan dicoba buat melanggar. Efisiensi yo efisiensi, tapi yo ojok medit/pelit," tambah akun bernama @satriyo_waskito09.
Dibanding ngeyel mempermanenkan Uston Nawawi, Bonek pun meminta manajemen bersikap lebih profesional dan menyarankan mereka untuk memberikan waktu bagi Uston menyelesaikan sekolah lisensinya dulu.
"Kan itu udah ada peraturannya kenapa sih dilanggar, udah aja cari yang grade a langsung pelatihnya biarkan Uston sekolah lisensi dulu biar lebih baik lagi," tulis akun @fikri117_
"Kalau sudah tau aturan ya tolong manajemen bersikap profesional dengan tidak memaksakan uston jadi head coach karena secara lisensi belum terpenuhi syarat. Ibarat masio arek sekolah iso nyetir lancar Suroboyo-Jakarta tapi lek gak duwr sim yo tetep gak gowo kendaraan," kata akun @maz_hanavi mengungkap hal yang sama.
Di samping itu, ada pula Bonek yang mengingatkan Persebaya Surabaya agar segera mengumumkan pelatih baru sebelum kehabisan waktu dan akhirnya diganjar denda.
"Katanya calon pelatih sudah ada alangkah baiknya cepat diumumkan karena deadline sudah hampir taggal 8 tau sendiri kan denda menanti," kata @aldi13art mengingatkan. (*)