Suara Denpasar - Seorang WNA Mesir berinisial AAHMH (33) laki-laki, baru saja dideportasi oleh Rumah Detensi Imigrasi Denpasar.
Sebelumnya, AAHMH masuk ke Indonesia pada 11 Januari 2023 melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta menggunakan Visa on Arrival.
Tujuannya datang ke Indonesia adalah untuk menikah dengan seorang wanita warga negara Indonesia (WNI) yang dikenalnya di Dubai.
Kepada pihak Imigrasi, dia bercerita bahwa ia sudah memiliki tiket kembali ke Mesir pada 05 Februari 2023 namun karena urusan pernikahannya belum selesai dan harus mendapatkan surat persetujuan menikah dari Kedutaan Besar Mesir di Jakarta pada tanggal 06 Februari 2023.
Karena itu dia melewatkan tiket pulangnya dan memutuskan untuk memperpanjang izin tinggalnya di Kantor Imigrasi Pemalang pada 09 Februari 2023 dengan masa berlaku sampai 11 Maret 2023.
Singkat cerita, setelah menikah dia dan istrinya berliburan di Bali untuk berbulan madu. Saat di Bali dia dan istrinya terlibat pertengkaran sehingga ia diancam istrinya menggunakan pisau di rumah makan tersebut. Karena takut dia pun kabur untuk melapor ke kantor polisi hingga akhirnya pihak kepolisian menyerahkan ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.
Saat dilakukan pemeriksaan terhadap AAHMH, ternyata ditemukan bahwa dia sudah overstay di Bali selama 31 hari sehingga harus dideportasi karena telah melanggar Undang-Undang keimigrasian.
Namun, AAHMH tidak memiliki biaya untuk pulang, dia akhirnya harus mendekam di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar pada 10 April 2023 untuk didetensi dan diupayakan pendeportasiannya lebih lanjut.
"AAHMH dideportasi dengan biaya yang ia tanggung sendiri melalui bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada malam 5 September 2023 dengan tujuan akhir Cairo-Mesir," ujar Kepala Rudenim Denpasar, Babay Baenullah, melalui keterangan tertulis, Kamis (7/9/2023).
Baca Juga: Remisi Kemerdekaan, 9 WNA yang Bebas Akan Langsung Dideportasi
"Tiga petugas Rudenim Denpasar mengawal secara ketat sampai AAHMH memasuki pesawat," tandas Babay Baenullah. (*/Dinda)