Suara Denpasar- Satu catatan merah yang kini menjadi perhatian Polda Jatim untuk memastikan laga derby Jawa Timur antara Persebaya Surabaya vs Arema FC apakah bisa dihadiri bonek atau tidak.
Derby Jawa Timur akan mempertemukan rival Persebaya Surabaya yakni Arema FC pada pekan ke 13 BRI Liga 1 yang akan dilangsungkan pada 23 September 2023.
Untuk memastikan kelancaran laga Persebaya vs Arema FC, manajemen bersama para pengurus suporter Bajul Ijo bertemu dengan Polda Jatim.
Dalam pertemuan itu ada satu catatan yang penting diperhatikan terkait laga Persebaya vs Arema FC.
"Ada satu catatan dari pihak Kepolisan yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, yaitu masih sering ditemukannya akun-akun media sosial yang melakukan upaya provokatif dengan tujuan membenturkan Bonek dengan suporter lain," demikian pernyataan manajemen Persebaya Surabaya sebagaimana diunggah di akun resmi instagram klub, dikutip pada Jumat (8/9).
Manajemen berharap agar PR ini bisa diseleaikan, lantaran bisa berpengaruh dalam laga melawan Arema FC.
"Pekerjaan rumah itu bila tidak diselesaikan, maka bisa berpengaruh pada izin pertandingan Persebaya melawan Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada 23 September nanti," imbuh pernyataan tersebut.
Pihak kepolisian juga sudah berkomitmen untuk bersama sama dengan Bonek melakukan patroli cyber untuk memerangi akun-akun provokatif itu.
Kepolisian memberikan apresiasi atas semua upaya Bonek yang sudah berbenah selama ini.
Baca Juga: Sowan Yenny Wahid Perkuat Dukungan Gusdurian untuk Prabowo di Pilpres 2024
Dalam pertemuan ini hadir dari perwakilan tribun Gate Jhoner 21, Tribun Kidul Suroboyo, Tribun Timur Persebaya, dan Green Nord.
Dari kepolisian diwakili Dirintel Polda Jatim Kombespol Dekananto Eko Purwono, AKBP Edy Hartono Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya. ***