Suara Denpasar – Timnas Indonesia U-23 tampil cukup subur sepanjang berlaga di Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Mereka sukses mengemas 11 gol dan nir kebobolan, hal itu membuat Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong menyinggung soal filosofi sepakbola.
Uniknya, 11 gol yang dicetak oleh Timnas Indonesia U-23 dibagi cukup merata dan tidak hanya bertumpu pada satu dua pemain saja. Tercatat 11 gol skuad Garuda Muda dicetak oleh sembilan pemain berbeda.
Sembilan pemain Timnas Indonesia U-23 yang mencetak gol yakni Marselino Ferdinan (dua gol), Pratama Arhan (dua gol), Ramadhan Sananta, Witan Sulaeman, Rafael Struick, Ivar Jenner, Elkan Baggott, Ilham Rio Fahmi, dan Hokky Caraka.
Shin Tae-yong menegaskan meratanya distribusi gol Timnas Indonesia U-23 adalah hasil dari filosofi sepakbola yang ia tanamkan pada anak asuhnya.
“Memang filosofi sepakbola yang saya miliki bukan striker yang harus cetak gol,” kata juru taktik asal Korea Selatan itu dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Rabu (13/9/2023).
“Jadi selain kiper, siapa pun bisa mencetak gol dengan perubahan posisi. Jadi saya selalu tegaskan apalagi saat latihan saya membuat fokus agar siapa pun bisa cetak gol,” tegas Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong juga mengukir rekor sukses mencetak hattrick membawa Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia lolos ke ajang Piala Asia.
Sebelum membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2024. Ia sukses membawa Timnas Indonesia senior dan Timnas Indonesia U-20 lolos ke Piala Asia. (*/Ana AP)