Suara Denpasar-Finansial Klub PSM Makassar Ambruk, Langkah Coach Bernardo Tavares Dipuji Setinggi Langit.
Klub papan atas Liga 1 Indonesia, PSM Makassar saat ini menjadi sorotan publik. PSM Makassar disebutkan telah mengalami kesulitan finansial.
Bahkan klub berjuluk Juku Eja itu sampai kesulitan menggaji pemain, staf dan pelatih. Hal itu menjadi pertanyaan sejumlah pihak.
Pasalnya musim lalu PSM Makassar baru saja menjadi juara liga 1. Salah satu pemain yang mengeluhkan hal itu adalah pemain Timnas Indonesia Yakob Sayuri.
Di media sosialnya dia mencurahkan kegundahan hatinya menunggu gaji dari management PSM Makassar. “Nungguin gaji dong.. Terus pas udah gajian, aku nunggu gajian bulan depan,” tulisnya di unggahan TikTok.
Yang memprihatinkan, sang pelatih PSM Makassar, Bernardo Taveres sampai melelang baju dan trofi sebagai Pelatih terbaik Liga 1 musim 2022/2023. Meski begitu, skuad PSM Makassar tetap optimis dalam mengarungi liga musim ini.
Termasuk saat akan melawan Barito Putera pada Jumat (15/9/2023). Pada akun Instagram resminya, PSM Makassar mengunggah foto pelatih dan moment latihan jelang pertandingan.
Foto itu lantas dikomentari oleh banyak suporter yang memberikan dukungan kepada pelatih dan pemain. Tak sedikit juga warganet yang memuji tindakan Bernardo Tavares yang masih ingin bertahan di PSM Makassar di tengah kesulitan finansial klub.
"Ewakoo coach. Banyak pelatih di Indonesia jika berada di posisimu memilih untuk pergi. Namun tidak denganmu. Rela melelang barang berhargamu demi finansial klub & menunjukkan kecintaanmu terhadap sebuah klub," komentar akun @fakultas_pendaki.
Baca Juga: Tetap Yakin Timnas Indonesia akan Menang, Coach Justin: Percaya Kepada Shin Tae Yong
Namun tak sedikit juga apa penyebab management klub menjadi kesulitan finansial. "Sekelas klub juara sponsor banyak kenapa bisa terjadi keuangan sret," ujar akun @exploreliga1.