Suara Denpasar – Pelatih Arema FC, Fernando Valente tetap merasa tenang meski harus kehilangan striker andalannya, Gustavo Almeida di laga Derby Jatim (Jawa Timur) melawan Persebaya Surabaya pekan depan.
Penyerang yang ditaksir memiliki nilai pasaran Rp 3,04 miliar dilansir dari laman transfermarkt itu merupakan juru gedor andalan Arema FC.
Gustavo Almeida yang telah mengemas sembilan gol juga tak hanya menjadi pemain tersubur di Arema FC tetapi juga di BRI Liga 1 2023-2024 dengan memuncaki daftar pimpinan top skor sementara.
Penyerang berpaspor Brasil itu harus absen karena akumulasi kartu kuning setelah di laga melawan Persita Tangerang pada Sabtu (16/9/2023) ia mendapat hukuman kartu kuning dari wasit.
Tanpa Gustavo, Fernando Valente pun merasa tetap tenang karena ia masih memiliki barisan penyerang lain seperti Dedik Setiawan dan Charles Lokolingoy.
Juru taktik asal Portugal itu juga menegaskan bahwa Arema FC tidak bergantung pada satu dua pemain tetapi bermain kolektif dan solid sebagai tim.
“Jangan khawatir (tanpa Gustavo Almeida). Kita memang tidak mengandalkan satu pemain,” tegas Fernando Valente dilansir Suara Denpasar dari akun Instagram @aremanewsupdate, Minggu (17/9/2023).
“Kita mengandalkan team work dan kita masih punya strategi berikutnya,” sambung ayah gelandang Persebaya Surabaya, Ze Valente itu.
Optimisme Fernando Valente didukung catatan statistik tim berjuluk Singo Edan dalam beberapa laga terakhir.
Baca Juga: Rugi Besar! Arema FC Dipastikan Kehilangan Striker Andalan Jelang Laga Derby Jatim Melawan Persebaya
Saat Gustavo absen karena cedera, Dedik Setiawan sukses mencetak gol dan membawa Arema FC mengalahkan Persikabo 1973 di pekan ke-10 lalu.
Di laga berikutnya gantian Ginanjar Wahyu dan Charles Lokolingoy yang sukses mencetak gol saat melawan Bhayangkara Presisi FC yang berhasil dimenangi Arema FC dengan skor 2-0. (*/Dinda)