Suara Denpasar – Baru-baru ini muncul sebuah surat edaran yang menyatakan terkait adanya renovasi lapangan, termasuk salah satunya adalah Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Surat edaran ini dikabarkan telah dirilis oleh pihak Kementerian PUPR, berhubung adanya persiapan untuk pertandingan FIFA mendatang.
Dengan adanya surat edaran yang meminta agar lapangan dikosongkan semenjak Jumat, 15 September 2023 tersebut, tentunya membuat pertandingan Persebaya Surabaya vs Arema FC bisa saja terancam.
Apalagi diketahui juga, pertandingan ini hanya tinggal hitungan hari saja, yakni digelar pada 23 September 2023 mendatang.
Hal ini tentunya membuat banyak Bonek merasa kecewa dan keberatan, terkait larangan penggunaan Stadion GBT tersebut.
Hingga akhirnya, saat ini akun Instagram resmi Kementerian PUPR telah diserbu warganet, terutama para Bonek.
Dalam beberapa postingan, terlihat warganet yang mengungkapkan bahwa mereka bisa saja mengacaukan kegiatan, jika tim Bajul Ijo tidak jadi berlaga di Stadion GBT.
Bahkan tidak sedikit pula dari mereka menerangkan bahwa saat ini, Surabaya tidak membutuhkan pertandingan tersebut, dan hanya ingin laga Persebaya Surabaya vs Arema FC mendatang terlaksana dengan baik di Stadion GBT.
“Surabaya nggak butuh piala dunia!,” tulis akun @ariep11_
“Jangan kalian ganggu Persebaya,” tulis akun @akbardwis14
“Jangan kaget kalau Pildun di Surabaya ga berjalan lancar, rasain gimana rasanya nanti dirugiin,” tulis akun @akbarran_
Semenjak surat edaran muncul, hingga saat ini diketahui baik akun Instagram Kementerian PUPR hingga Ketua PSSI, Erick Thohir terus diserbu warganet.
Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada kepastian, apakah pertandingan persebaya vs Arema FC ini akan tetap berlangsung di Stadion GBT atau tidak. (*/Dinda)