Suara Denpasar - Persebaya Surabaya dipastikan akan menjadi tim musafir usai menjamu Arema FC pada pertandingan lanjutan pekan ke-13 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/9/2023) mendatang.
Sebelumnya, Derbi Jatim antara Persebaya vs Arema itu memang sempat jadi perbincangan hangat lantaran tadinya gagal digelar di GBT. Pasalnya, markas skuad Bajul Ijo yang dipilih FIFA sebagai venue itu bakal dikosongkan jelang gelaran Piala Dunia U-17 yang sebentar lagi dilaksanakan.
Namun, setelah serentetan negosiasi yang dilakukan para pentolan Bonek dengan pihak Kementerian PUPR, akhirnya Persebaya pun diizinkan untuk menjamu Arema FC di kandangnya sendiri.
Akan tetapi, usai pertandingan itu selesai. Persebaya tampaknya harus pindah markas ke stadion lain.
Karena itulah, Bonek pun kini berbondong-bondong meminta tim kebanggaan kota Surabaya untuk pindah ke stadion berkapasitas 35 ribu penonton.
Stadion yang dimaksud itu ialah Gelora Delta Sidoarjo, bagian dari gelanggang olahraga (GOR) yang dirancang kembali untuk memfasilitasi kegiatan sepak bola bertaraf internasional sesuai dengan standar dari AFC.
Bahkan, Bonek menyebut bahwa perizinannya pun akan mudah. Sebab, Persebaya hanya perlu meminta izin kepada Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor.
"Langsung gaskan ng gds (Gelora Delta Sidoarjo) boss q wis ngomong mudhlor gak papa jre nk gw Persebaya soale mudhlor ya Bonek," kata akun @twinrahman dilansir dari komentar unggahan Instagram @persebayafans.27.
"Semoga musafir ke GDS," kata akun @abdul_rohim mengharapkan hal yang sama.
Baca Juga: PSSI-nya Brunei Darussalam Terancam Disanksi FIFA, Timnas Indonesia yang Malah Dirugikan, Kenapa?
"GDS ae InsyaAllah full terus," tambah akun @dyn.x1927.
"Mugo2 main nok GDS," kata akun @hrzz_85.
"GDS ae cedak wes. Ojo GJS kadohan karo bangil" tulis akun @santok11. (*)