Suara Denpasar - Eks Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa diminta pindah klub usai PSIS Semarang kalah 2-0 di kandang Persis Solo pada laga tandang yang diselenggarakan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/9/2023).
Permintaan yang datang dari para pendukung PSIS Semarang ini bukan disebabkan karena performa buruk yang ditampilkan Taisei Marukawa, melainkan gegara Gali Freitas yang dinilai terlalu diistimewakan.
Snex-Panser (sebutan suporter PSIS Semarang) menyebut, Gali terlalu dielu-elukan para pemain lain. Padahal mereka menilai wonderkid Timor Leste itu terlalu mendelay sehingga peluang skuad Laskar Mahesa Jenar sudah terbaca lawan.
Selain mudah terbaca lawan, permainan Gali Freitas juga dianggap menghambat potensi Taisei Marukawa untuk berkontribusi dalam pertandingan.
"Marukawa musim depan pindah saja ke klub lain yang pemain-pemainnya mau memberi umpan padamu. Semua pemain PSIS terlalu mengistimewakan Gali. Padahal Gali terlalu sering mendelay bola (pergerakannya sudah terbaca)," kata akun @tom_ugr dilansir dalam komentar unggahan di Instagram PSIS Semarang.
"Padahal Marukawa jarang sekali bisa dijebak offside karena memang sangat hati-hati dan paham posisi. Dia juga pandai menjaga dan membagi bola. Namun, pemain-pemain lain malah bawa bola ke Gali terus. Tusukan2 Gali sudah terbaca dan diblok lawan. Dia juga terlihat egois, terlalu berambisi nyetak gol," sambung akun tersebut.
Komentar itu pun lantas mendapatkan dukungan dari suporter PSIS lainnya. Mereka sepakat jika pergerakan Taisei Marukawa terasa sia-sia sebab tidak ada umpan yang diberikan kepadanya.
"Ya padahal dari sisi Maru banyak kosong. Nggak hanya pertandingan ini, hampir semua pertandingan dia banyak space buat diumpan," kata akun @knocktee membalas komentar dari @tom_ugr.
Walau begitu, masih ada pula dari mereka yang menganggap jika pergerakan Taisei Marukawa sia-sia karena pelatih Agius Gilbert yang tidak bisa memanfaatkan potensi sang pemain.
"Pelatihnya mas yang gak bisa memanfaatkan Taisei. Taisei selalu ditempatkan di wing kiri dan terlalu melebar bahkan sudah tidak efektif. Harusnya pelatih harus berani mengubah posisi Taisei (bisa di wing kanan/playmaker)," kata akun @fats_354.
Sekadar diketahui, kekalahan PSIS Semarang atas Persis Solo itu kini membuat klub asal Jawa Tengah itu masih tertahan di posisi ke-6 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan raihan 18 poin dari 12 laga. (*)