Suara Denpasar - Pasar Badung adalah pasar tradisional termegah di Indonesia. Pasalnya pasar ini memiliki lift seperti di hotel-hotel.
Pasar tradisional dengan konsep bangunan yang mewah itu berada di pusat kota Denpasar. Persisnya di jalan Sulawesi, Dauh Puri Kangin, Kota Denpasar.
Pasar ini menjadi salah satu pasar dengan aktivitas terpadat di Bali. Sebab hampir semua petani di Bali menjual hasil perkebunan ke Pasar Badung.
Dilansir dari website Kota Denpasar, pembangunan fisik Pasar Badung tahap I dengan anggaran Rp. 75.010.998.000 ini pengerjaanya dinyatakan tuntas 100 persen pada 21 Desember 2018 lalu. Kemudian diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 22 Maret 2019.
Pasar tradisional ini menjual semua jenis kebutuhan sandang dan papan hingga kebutuhan persembayangan umat Hindu Bali.
Ada beberapa fasilitas yang membuat pengunjung nyaman datang ke pasar tersebut karena di lantai 4 terdapat wahana mainan anak.
Selain itu semua fasilitas di sana dirawat dengan baik sehingga tampak rapi dan bersih. Lantai di pasar Badung terlihat sangat bersih, tidak seperti pasar tradisional pada umumnya.
Pasar dengan tampilan mewah ini memiliki 6 lantai, terdiri dari 2 basement dan 4 lantai untuk los dan kios. Sementara untuk lantai dasar gedung, pedagang disediakan sebanyak 48 unit los. Sementara lantai 1 sebanyak 483 unit los, lantai 2 sebanyak 254 unit los, dan 145 unit kios.
Jaraknya hanya 14 KM dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dengan durasi tempuh sekitar 30 menit. (*/Ana AP)
Baca Juga: Innova vs Alphard! Besaran APBD Pengaruhi Mobil Dinas Bupati Badung dan Klungkung